Full width home advertisement

EVENT

Post Page Advertisement [Top]



Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.
Hallo sahabat BSI ;)

Saya Wahyu Unggul Wibawati akan berbagi sedikit cerita tentang pengalaman saya setahun terakhir tepatnya pengalaman untuk melanjutkan study ke perguruan tinggi.

            Cerita ini berawal saat saya berada di kelas XII, pada waktu itu saat guru BK saya menjelaskan tentang  jenjang pendidikan setelah SMA dan berbagai jalur yang harus kita lewati agar bisa masuk ke perguruan tinggi impian kita. Yaa, bermula dari sebuah kebingungan, saya memutuskan untuk mencoba berbagai jalur agar bisa masuk ke perguruan tinggi, tentu saja tidak hanya satu dua jalur yang saya coba, diantaranya SNMPTN, USM PKN STAN, PMDP Poltekkes Surabaya, USM STT PLN, USM STMM MMTC, PMDP Poltekkes Malang. Namun mimpi tak seindah dengan kenyataan, tidak semua jalur yang telah saya ikuti membuat saya lolos di jalur tersebut, hanya beberapa PT yang menerima saya, Alhamdulillah pada jalur SNMPTN saya diterima di jurusan S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, jalur PMDP saya diterima di jurusan D4 Profesi Kebidanan Poltekkes Surabaya, serta saya lolos USM STT PLN pada jurusan S1 Teknik Informatika. Meskipun impian terbesar saya adalah lolos USM PKN STAN, tapi saya tidak berkecil hati karena tidak berhasil lolos pada tahun ini, seperti pepatah mengatakan “banyak jalan menuju roma”.

            Kebingungan ini semakin memuncak disaat saya harus memilih dari 3 perguruan tinggi yang telah meloloskan saya, dengan bertanya kesana kemari tentang pertimbangan saya dan dengan restu orangtua, akhirnya saya memutuskan untuk memilih STT PLN Jakarta , tentu saja ini bukan keputusan yang mudah disaat saya sudah mengenal banyak teman di Universitas Airlangga, namun saya yakin Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua” . Saya mantapkan niat untuk pergi ke Jakarta untuk menuntut ilmu, saya yakin bahwa pilihan saya akan membawa saya pada kesuksesan nanti nya. STT PLN merupakan sekolah tinggi kedinasan di bawah BUMN, STT PLN memiliki berbagai kelas kerjasama diantaranya kelas kerjasama dengan PLN, PJB, dan Power Indonesia.


            18 Agustus 2017, saya berangkat ke Jakarta bersama kedua orangtua, tentu saja momen indah ini saya manfaatkan dengan baik sebelum saya harus berpisah dengan orangtua, sebelum saya menjadi anak rantau yang harus melakukan semuanya dengan sendiri. Setelah seminggu beradaptasi di Jakarta, tepatnya tanggal 25 Agustus saya melakukan verifikasi berkas di STT PLN, saya harus memverifikasi berkas sebelum saya harus melaksanakan kegiatan penerimaan mahasiswa baru. Yaa tepat tanggal 28 Agustus saya bersama mahasiswa baru lainnya melaksanakan kegiatan “KHARISMA” yakni kegiatan penerimaan mahasiswa baru, hari pertama diadakannya kuliah perdana di kampus STT PLN tak berbeda dengan kampus-kampus lain, saya harus berangkat pagi serta memakai kemeja putih dan celana bahan warna hitam, kegiatan kuliah perdana ini berlangsung di lantai 12 dengan pembicara-pembicara yang sangat hebat. 



Selanjutnya pada hari kedua, saya dikumpulkan di lapangan rumput STT PLN bersama maba (mahasiswa baru) lainnya, tentunya saja sangat terkejut karena disana sudah ada banyak mobil-mobil Kopassus yang berbaris dengan rapi dan siap mengangkut kami untuk menuju ke Rindam Jaya Jakarta Timur, tentu saja bagian ini berbeda dari kampus lainnya, dimana kegiatan penerimaan mahasiswa STT PLN dilaksanakan di Rindam Jaya Jakarta Timur dan dididik langsung oleh TNI. 


Kegiatan di Rindam Jaya berlangsung selama tiga hari, banyak sekali ilmu yang saya dapat darisana, yang paling penting adalah Kedisiplinan. Setelah itu kami kembali ke kampus untuk melanjutkan kegiatan ”Kharisma” di hari terakhir.
            Hari terakhir kegiatan penerimaan mahasiswa baru STT PLN berlangsung di lantai 12, agenda kali ini dengan seminar penyuluhan narkoba oleh BNN dengan pembicara yang sangat luar biasa Brigadir Jendral Polisi Dr. Victor Pudjiadi SpB, FICS, DFM. Penyuluhan tentang bahaya-nya narkoba dibawakan dengan menyenangkan oleh Bpk. Dr. Victor yang sekaligus menampilkan beberapa atraksi sulap serta ilustrasi yang sangat menarik sehingga materi seminar menjadi meriah. selain bahaya narkoba, juga diberitahukan tentang cara pencegahan terhadap narkoba, jenis-jenis narkoba, dan hal-hal lain seputar zat haram tersebut.
Selain Bpk. Dr. Victor, ada sosok menghibur yang menirukan sosok Michael Jackson, dan ada juga Putri Khairunissa sebagai Putri Anti Narkoba Indonesia 2017 yang ikut membuat suasana semakin enjoy.
Acara ini dilangsungkan sebagai upaya STT-PLN kepada para Mahasiswa baru TA 2017/2018 agar menjauhi segala macam jenis narkoba, antusiasme para peserta tergambar dengan riuh-nya suasana ruang auditorium lantai 12 kampus STT-PLN.
 Seminar Penyuluhan narkoba tersebut menjadi penutup dari bagian penerimaan mahasiswa baru STT PLN, selanjutnya pada 4 September 2017 dimulainya kegiatan pembelajaran, STT PLN juga memiliki banyak sekali UKM dan Organisasi Mahasiswa, tentunya dengan pengalaman-pengalaman berorganisasi saya mengikuti berbagai UKM dan ORMAWA di kampus, diantaranya AKSOS (Aksi Sosial), Teater Satu, FOST (Fhotografi), Ta’mir Masjid,English Digital Lab,Himpunan Mahasiswa Majapahit.
            Pada 06 Oktober HIMAJA (Himpunan Mahasiswa Majapahit) melaksanakan kegiatan ramah tamah untuk menyambut anggota baru, saya bangga karena saya dapat memeriahkan acara ini dan saya mendapat salah satu penghormatan sehingga saya bisa menampilkan bakat saya dari kecil dan saya bisa memperkenalkan budaya banyuwangi kepada teman-teman di kampus.

Selanjutnya, kegiatan kepanitian pertama yang saya ikuti di kampus yakni “Bakti Sosial di Panti Jompo Jakarta Barat”, selain menjadi panitia pada divisi konsumsi, saya turut memeriahkan acara ini dengan kembali menyumbang sebuah tarian khas Banyuwangi, yakni Tari Gandrung.
Tak hanya dibidang sosial dan kesenian, pada 15,16,18 Desember 2017 saya lolos sebagai peserta untuk mengikuti LKMM Pra-TD Informatika 2017, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya, dimana kita diberi pelatihan keterampilan untuk memanajemen waktu dan diri sebagai mahasiswa aktif, dan alhamdulillah saya terpilih sebagai penulis essay terbaik.
Selanjutnya kegiatan terakhir saya sebelum libur tahun baru yakni kegiatan HUT Teater satu, dimana saya turut memeriahkannya sebagai pemain dalam naskah yang berjudul “Pantang”, kegiatan ini berlangsung pada 20 Desember 2017 di Lobby tengah STT PLN.
Sebelum itu, saya juga ingin berbagi sedikit kreatifitas saya melalui tugas yang diberikan oleh dosen teknologi informasi yakni pembuatan video blog kreatif, saya meminta bantuan kepada sahabat BSI untuk like,comment, subscribe, serta share 2 buah video ini agar dapat menjadi semangat saya untuk terus berkreatifitas.
-------------------------------------Kunjungi link di bawah ini-----------------------------------------
Itulah sedikit pengalaman dari saya, semoga bisa bermanfaat bagi sahabat BSI dan dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang menjadi pembuat perubahan untuk bangsa ini, karena sejatinya mahasiswa dituntut untuk menjadi iron stock bagi bangsa Indonesia. Hidup Mahasiswa!!
Wassalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.
 (Wahyu Unggul Wibawati)    
x

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib