Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Kali ini saya
akan membagikan sedikit kisah dan pengalaman saya menjadi mahasiswa baru
Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember.
Ini
merupakan tulisan pertama saya yang nantinya akan dibagikan ke website sahabat
BSI. Saya merupakan salah satu Mahasiwa Baru di Fakultas kebanggan saya. Banyak
cerita yang telah saya lewati selama
semester I ini berjalan. Mulai dari perjalanan awal saya mengikuti acara ospek
universitas yang biasa UNEJ menyebutnya dengan PK2MABA. Berbagai serangkaian
acara saya lewati bersama teman-teman dari penjuru arah daerah selama setu
minggu lamanya. Setelah acara PK2MABA berakhir dilanjutkan dengan ospek
fakultas atau yang biasa disebut dengan
P2MABA. Sama seperti ospek universitas, saya disini dididik dan dibina
menjadi manusia yang beretika, loyal, dan berperestasi. Bedanya dengan ospek
universitas, disini lebih ditekankan dengan kekuatan fisik dan mental. Kurang
lebih 10 pertemuan lamanya kami harus siap sedia dengan adanya berbagai
peraturan yang rasanya mengekang saya. Tapi sebenarnya dibalik semua
aturan-aturan itu, ada banyak macam manfaat yang didapatkan selepas acara
P2MABA berakhir, seperti: kedisplinan,
kemandirian, bertanggung jawab atas sikap kita, berwawasan yang luas. Banyak
sekali materi-materi yang disampaikan oleh dosen saat acara P2MABA berlangsung,
dan juga materi-materi dari berbagai HMJ dan UKM yang ada di Fakultas Teknologi
Pertanian. Namun, untuk dapat mengikuti berbagai macam HMJ atau UKM tersebut
minimal semester III, dikarenakan ada berbagai kebijakan tersendiri dari
atasan.
Saya
berada di Program Teknik Pertanian belajar banyak hal. Kebetulan saya mendapat
matakuliah Kewirausahaan. Materinya tentang berjualan secara strategis, dan
diajari bagaimana kita menjadi wiarusahawan yang sukses secara bertahap. Output
dari matakuliah Kewirausahaan ini ialah saya bersama kelompok saya telah
menjual produk dengan memanfaatkan Buah Naga, Teh Kulit Buah Naga dan Pudding
Buah Naga. Saya bersama teman-teman telah menjajakan produk kami secara online
dan direct selling. Biasanya sering menjajakannya di wilayah Kampus UNEJ dan Car Free Day
Jember.
Jujur,
saya awalnya merasa salah jurusan, saya merasa tidak ada basic sedikitpun di
sini. Tapi lambat laun setelah bercerita dan berkonsultasi dengan orangtua dan
teman-teman terdekat, saya diberikan sebuah banyak nasehat-nasehat yang dapat
menggugah hati saya. Saya masih beruntung mendapat beasiswa dari PT. BSI setiap
semesternya, apa dengan semudah membalikkan telapak tangan saya melepaskan
semua itu ? Saya tidak tega melihat orangtua saya yang terus bekerja keras
untuk anaknya, apa mungkin saya harus memulai semuanya di tahun selanjutnya ?
Begitu banyak nasehat-nasehat yang bermunculan, sehingga saya sadar, saya bisa
menjadikan jalan yang sekarang saya lalui menjadi jalan setapak yang indah
untuk 3,5 tahun ke depan. Saya tidak ingin mengecewakan orang tua saya yang
telah mendidik saya selama ini, dan PT. BSI yang telah membantu pendidikan saya
melalui beasiswa. Saya selalu berdo’a dan berusaha semoga apa yang telah saya
terima di bangku pendidikan saya dapat berkontribusi di dunia kerja kelak
sesuai dengan passion saya. Saya selalu mengutamakan orangtua saya di segala
hal, karena orangtualah yang dapat membangkitkan semangat kuliah saya disaat
saya merasa down. Pulang ke kampung halaman ialah hal yang dapat menyenangkan
di hati, namun sayangnya tidak semudah yang saya bicarakan, karena setiap akan
pulang ke kampung halaman ada saja yang menggagalkannya, seperti tugas-tugas
dadakan ataupun hal lainnya.
Saya
menulis kisah ini satu minggu sebelum liburan, baru saya ketahui setelah ospek,
bahwa di Fakultas Teknologi Pertanian tidak menggunakan sistem nilai dari UTS
dan UAS, melainkan dari kuis-kuis dan laporan-laporan yang begitu banyaknya.
Saya masih menunggu sampai liburan datang untuk mendapatkan kartu hasil studi,
karena sampai sekarang masih belum dapat diketahui. Saya berharap IPK di
semester I ini di atas 3.00 dan tidak ada matakuliah yang mengulang, karena
untuk menjadi semangat saya di semester-semester selanjutnya. Dan juga kelak
saya bisa membanggakan orangtua saya dengan hasil jerih payah saya sendiri,
saya bisa ditemani orangtua saya saat wisuda kuliah. Amin Amin Ya Rabbal
Alamin.
Cukup
sekian kisah dan pengalaman saya di semester I, masih belum cukup banyak
memang. Tunggu tulisan saya di semester-semester selanjutnya.
Proccess to be success guys! J
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb






Tidak ada komentar:
Posting Komentar