Hai sahabat BSI
Sebelum saya membagikan cerita yang saya alami sebagai
mahasiswa baru biasa disingkat (MABA). Perkenalkan dulu nama saya Eka Amrita
Dani Putri, mahasiswa Universitas Jember,
Fakultas Ekonomi dan Bisnis , Program Studi Ekonomi Pembangunan. Saya SMA
jurusan IPS, saya menganbil program studi Ekonomi Pembangunan saya ambil
pilihan pertama SNMPTN. Ya..???, mungkin saya ambil zona nyaman disini. Saya
memilih ekonomi pembangunan sebagai pilihan pertama saya karena saya pikir
ekonomi pembangunan itu lebih mudah dari pada akuntansi yang selalu menghitung
uang tapi tidak pernah ada uangnya dan saya pikir lebih mudah dari manajemen. Yah…
Apa yang saya pikirkan salah, saat ospek ada pemateri yang mengenalkan proses
bagaimmana perkuliahan. Saat itu juga saya mulai disuguhi oleh seramnya program
studi Ekonomi Pembangunan. Yang paling sulit dari program studi lain bla..
bla.. bla… Saya pikir mungkin saya belum
merasakannya saya jadi saya belum mengenalnya betul, jadi saya ngga boleh
takut.
Saya melewati berbagai proses pengenalan mahasiswa baru. Ada
ospek universitas, ospek fakultas, ospek jurusan yang paling saya tunggu-tunggu
agar terbebas dari yang namanya ospek. Saat gladi bersih PK2 Maba ( ospek
universitas) seluruh maba berkumpul di stadion dari berbagai jurusan fakultas
dan daerah menjadi satu kesatuan yang padu. Saya mencari tempat jurusan saya
berkumpul disitu saya banyak sekali bertemu
dengan teman dari berbagai tempat tapi disitu hanya sekedar tau. Bukan mengenal
mereka banyak secara langsung, tapi ada beberapa yang berkenalan dan
bercengkrama banyak hal.
Ospek pertama yaitu
PK2 Maba saya dibimbing kakak-kakak
tingkat menuju fakultas dan memulai menjalankan kegiatan ospek mulai dari
pembukaan dan penentuan kelompok serta ruang kelas untuk penyampaian materi. Selesai
dibagi kelompok dan kelas, kelompok
masing menuju kelas yang sudah ditentukan. Di dalam kelas para dosen memberikan
materi –materi pengenalan tentang bagaimana proses perkuliahan
peraturan-peraturan yang diberikan , pemberian materi itu berlangsung sekitar
lima harian. Disitu para maba juga diajari cara menggunakan sister, system
online yang digunakan universitas jember untuk membantu proses berjalannya
perkuliahan. Para maba dibantu KRSan dan melihat nama DPA setiap maba.
Setelah memalui proses PK2 Maba, saya mulai memasuki
perkuliahan. Pertama masuk perkuiahan setiap dosen pasti akan memberikan
kontrak perkuliahan. Mulai dari cara penilaian dan aturan-aturan dalam
perkuliahan. Untuk perkuliahan minggu ke dua para dosen sudah mulai memberikan
materi yang pertama. Saya mengikuti setiap perkuliahan dimulai, untuk pertama
kali saya mencari bagai mana cara dosen menerangkan. Saat dosen pertama
memberikan materi saya mencari karakter-karakter dari para dosen saat
menerangkan setelah saya tau bagai mana karakter dosen itu maka saya mencari
bagaimana caranya saya agar paham dan mengerti dengan apa yang diterang kan
oleh dosen. Kebiasaan saya mencatat saya lakukan saat proses perkuliahan. Saya
mencatat setiap kata yang menurut saya penting dan perlu dipahami lagi. Kegiatan
perkuliahn tidak semudah disinetron atau film tv. Saat perkuliaan saya semakin
banyak mendapat teman dari Madura, Bondowongso, Jember dan dari banyak daerah lainnya.
Minggu-minggu pertama kuliah masih sangat santai tugas-tugas
masih sedikit dan materi yang diberikan masih ringan. Saat saya mengikuti mata
kuliah pengantar ekonomi mikro dan makro, dosen yang mengajar bilang “Sebelum kalian menyesal diakhir menyesalah diawal dulu,
untuk yang menurut kalian salah mengambil jurusan. Ekonomi pembangunan itu
banyak menghitungnya jadi kalian yang tidak suka matematika. Suka tidak suka
kalian harus suka sekarang.” Awal yang sangat mengerikan tapi saya pikir itu
sudah jalan saya. Sekarang bagaimana cara saya untuk menjalaninya, agar sesuai
dengan harapan saya dan orang tua saya.
Selang beberapa minggu saya mendapat pengumuman untuk ospek
fakultas dilaksanakannya sabtu minggu. Saat itu diadakan meet up atau pertemuan
untuk membahas apa saja yang perlu
dibawa dan apa saja yang tidak boleh dilakukan jadi seminggu sebelum dimulai
saya mempersiapakan apa saja yang harus dibawa. Tepat pada tanggal 9 September
dibukalah ospek fakultas, di situ para maba dikumpulkan di tengah lapangan
fakultas dan dimulai dengan pembukaan ospek fakultas. Berikutnya para maba
dibimbing oleh para PK (pembimbing kelompok) untuk memasuki kelas masing-masing
kelompok. Saat hari pertama didalam kelas hanya diberikan materi pengenalaan
UKM (unit kegiatan mahasiswa). Hari ke dua para maba diberi tugas untuk
mengumpulkan tanda tangan panitia ospek. Ada yang saat dimita tanda tangannya
langsung mau, ada juga yang menyuruh nyanyi dulu sebelum ditandatangani. Untuk
hari ke tiga dan yang terakhir maba mengumpulkan semua tugas-tugas yang
diberikan, selanjutnya menunjukan
yel-yelmasing-masing kelompok dan lomba-lomba yang diadakan oleh ukm. Kelompok
saya mendapat juara cerdas cermat yang mendapat hadiah jajan yang dibagikan
sekelompok. Terakhir penutupan ospek fakultas dengan mengumpulkan para maba
dilapangan.
Ospek fakultas selesai dilanjut dengan ospek jurusan yang
diadakan pada tanggal 14 Oktober ,sebelum pelaksanaan ospek seperti sebelumnha ospek fakutas yang mengadakan meet
up. Banyak tugas yang diberikan oleh
panitia ospek yang harus segera dikumpulkan sebelum ospek dimulai. Selang
beberapa hari mengerjakan tugas ospek
selesainya segera saya kumpulkan. Saat tanggal 14 sudah datang pembukaan ospek
dimulai dilapangan setelah selesai pembukaan. Para PK membimbing kelompok
masing-masing menuju ruang multimedia. Disitu saya duduk jadi satu dengan maba
ekonomi pembangunan. Pembukaan dan sambutan demi sambutan diberikan oleh
panitia ospek sampai ketua program studi ekonomi pembangunan. Acara selanjutnya
pengenalan tentang ekonomi pembangunan. Untuk hari ke dua dilanjut dengan debat
dan penutupan ospek. Berakhirlah semua ospek
Setelah ospek jurusan besoknya saya UTS untuk pertama
kalinya. Saya takut akan kesulitan untuk mengerjakannya. Saya belajar dengan
sebisa saya, mencoba menghafal dan memahami setiap materi yang sudah diberikan
dosen. Saya melaluinya dengan lancar dan sesuai dengan kemampuaan yang saya
bisa. Setelah UTS beberapa minggu saya lewati dengan kuliah menerima setiap
materi dan tugas-tugas yang setiap hari selalu ada. Saya melakukannya dengan
kemampuan saya dan kelapangan dada, meskipun badan lelah tapi ini adalah rintangan yang harus saya
jalani untuk mendapatkan apa yang saya inginkan selama ini, dan semata-mata
untuk kebahagiaan orang tua dan keluarga.
Sampai akhirnya kedatangan UAS pun tiba, saya sangat takut karena ini
UAS yang pertama saya mengikut I tentir, belajar bersama untuk mempersiapkan
UAS. Saat waktunya menghadapi UAS dengan soal-soal yang tidak asing saya
mencoba mengerjakannya sebisa dan semampu saya. Dan sampai akhirnya berakhir
dan tinggal menunggu hasilnya IPK yang saya nanti semoga menjadi sebuah
pengalaman pertama saya.
Begitulah proses dan perjalanan saya, sangat panjang tapi
sebenarnya hanya sebentar. Saya sangat antusias untuk kuliah, orang tua
sebenarnya tidak membolehkan saya untuk kuliah karena biaya yang tidak ada tapi
saya yakin saya bisa kuliah dengan beban yang ringan. Dengan saya mendapat
bantuan dari PT BSI saya bisa membantu sedikit beban orang tua saya. Saya
samgat berterimakasih karena bantuan PT BSI. Semoga saya bisa menjalankan semua
ini dengan baik dan bisa menjadi berkah bagi keluarga. Amin…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar