Full width home advertisement

EVENT

Post Page Advertisement [Top]

 Kegiatan Selama Masa Pandemi Covid-19


Tahun 2020 menjadi tahun sangat kritis terhadap kesehatan lingkungan hidup. Menjalarnya pandemi Covid-19 telah benyak menghambat bahkan melumpuhkan dinamika aktivitas di hampir semua aspek kehidupan. Tidak luput pula dunia akademik mengalami imbas yang sangat pelik. Banyak kampus yang terpaksa merobak sistem pembelajaran secara mendadak, sebagai upaya antisipasi pencegahan pandemi. Universitas Gadjah Mada sendiri mengambil keputusan untuk merubah proses pembelajaran menjadi kuliah daring hingga tempo waktu satu tahun semenjak februari 2020. Hal ini membuat mayoritas mahasiswa UGM untuk kembali kedaerah asal termasuk diri saya sendiri. Ketika sudah berada di kampung halaman, pihak Universitas meminta segenap mahasiswa untuk melakukan isolasi diri dan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh gugus tugas penangan Covid-19, serta melapor kepada puskesmas terdekat bahwasannya telah pulang dari kota yang terpapar oleh virus covid-19.

            Perkuliahan daring berjalan dengan awal yang sedikit sulit, karena mahasiswa dan dosen perlu pembiasaan terhadap mekanismenya. Pada akhirnya setelah beberapa waktu perkuliahan daring telah berjalan normal dan sesuai yang diharapkan. Selain mengenai perkuliahan yang terhambat, kegiatan non akademik dalam organisasi kampus seperti pada Bem-Km UGM yang saya ikuti juga mengalami hambatan. Otomatis semua kegiatan yang telah teragendakaan batal, dan sebagian masih dilakukan penundaan. Namun, setelah beberapa perundingan pada akhirnya kegiatan-kegiatan yang dalam ranah seminar masih dapat dilanjutkan dengan metode webinar.

            Selama menjalani perkuliahan dari rumah, lebih banyak waktu senggang yang saya rasakan dibanding perkuliahan secara normal di kampus. Untuk itu saya berinisiatif mengajak rekan-rekan saya untuk mengadakan bakti sosial pada masyarakat. Kegiatan tersebut berupa membagi-bagikan masker dan hand sanitizer serta memberikan sedikit edukasi sederhana mengenai cara pencegahan Covid-19 dan  pentingnya PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat). Kegiatan ini saya dan rekan-rekan saya lakukan di beberapa titik yang masih biasa terdapat keramainan orang-orang, seperti di pasar tradisional.

            Motif kegiatan bakti sosial tersebut sebagai upaya untuk ikut aktif menyuarakan usaha pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebagai kaum muda sepantasnya untuk aktif sebagai penggerak perubahan di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat yang kurang mengetahui diharapkan menjadi lebih tau melalui peran dari para kaum muda. Walaupun kegiatan yang saya dan rekan-rekan lakukan sangatlah sederhana, namun saya pribadi rasa lebih baik sedikit berbuat  daripada apatis dengan keadaan yang sedang terjadi.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib