Full width home advertisement

EVENT

Post Page Advertisement [Top]

 

Habis Terang Terbitlah Terang

 


            Dari judulnya mungkin banyak yang berfikiran dimana pengalamanku kuliah sesuai ekspetasi dan seperti indahnya berhalu. Disini saya menceritakan mengenai kuliah saya di Universitas Jember Prodi Sistem Informasi semester satu, sampai akhirnya saya dapat menyelesaikan semester 1. Mungkin pengalaman semua orang saat kuliah sama, hanya saja ada yang semangat, ada yang ngeluh,ada yang santuy dan berbagai macam nano nano rasa yang ada. Sebagai mahasiswa baru, bertepatan tahun ku Angkatan 2020 menjadi Angkatan yang terbilang special karena berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Dimana ospek dan perkuliahan kami dilakukan secara daring. Berhubung saya anak SNMPTN, sambil menunggu kuliah masuk saya banyak waktu untuk berkenalan dengan teman seprodi. Lumayan banyak teman yang saya kenal, bahkan kami sangat akrab berenam seperti sudah pernah bertemu padahal kenyataannya wajahnya saja saya tidak paham.

            Sebelum perkuliahan dimulai, ada beberapa kegiatan yang pertama yaitu PKKMB atau ospek Universitas yang diselenggarakan selama 4 hari. Waktu pertama ospek universitas rasanya biasa saja, bahkan kami ospek sambil rebahan dikasur karena hanya menonton video dan mengerjakan soal-soal yang diberikan. Setelah ospek Universitas tuntas selang beberapa hari perkuliahan pertama dimulai, diikuti pengumuman ospek Fakultas / PPMBB dilaksanakan setiap hari sabtu selama perkuliahan berlangsung selama 6 minggu lebih jam 7-12 lebih bahkan kadang sampai sore atau malam. Ospek kali ini berbeda sekali dengan ospek Universitas, dimana building mental, manajemen waktu dan public speaking sangat di tekankan. Saat perkuliahan minggu pertama hanya ttd kontrak dan memulai mempelajari matkul pada minggu selanjutnya bersamaan dengan ospek fakultas.

            Minggu kedua perkuliahan sudah dimulai. Jujur saya sangat tidak tau apa apa-saat dosen memberikan materi Coding. Selama saya sekolah mulai TK sampai lulus SMA tidak pernah Mengcoding bahkan pelajaran IT saja tidak ada. Mulai dari situ saya sangat bingung, bahkan saya tidak paham sama sekali apa yang dijelaskan Dosen bagaikan Bahasa alien. Berhubung prodi SI di daerah sini hanya saya seorang, menambah tingkat kebingungan rasanya, tanya teman online juga sama sama enggak paham karena kita juga sama-sama latar belakang dari SMA. Saya sangat kesulitan sekali berkuliah menggunakan daring yang membuat saya tidak leluasa tanya bahkan mempelajari. Untuk mempelajarinya lagi, waktu saya habis untuk tugas-tugas ospek fakultas. Hanya diberikan waktu 3 hari untuk minggu pertama harus zoom bersama 15 panitia ospek, meminta foto, meresume apa yang panitia bicarakan, waktu minimal satu jam, dan setiap panitia memberikan syarat harus mengerjakan tugas dan ini berlangsung selama 6 minggu dengan sangat banyak panitia. Rasanya sangat keteteran, dimana jam kuliah menjadi berantakan, jam istirahat juga berkurang bahkan saya tidak tidur sama sekali untuk mengerjakan tugas kuliah, mengutik-ngutik logika codingan yang error, belum lagi disela sela jam kuliahan zoom bersama kating. Ya inilah yang saya sebut habis terang terbitlah terang. Saya beraktifitas mulai matahari terbit dan bertemu lagi dengan matahari terbit. Jiwa begadang berkembang pesat, malam saya tidak ada yang namanya kesunyian atau mimpi indah. Mental, kekuatan fisik batin dan kekuatan imun tubuh ditempa selama itu. Menurut saya yang paling berat minggu ketiga perkuliahan dimana tugas tugasnya banyak, saya sebagai maba masih belum beradaptasi dengan kegiatan-kegiatan perkuliahan, tugas-tugas kating sangat banyak sekali dan dikejar deadline dimana jika saya dan kelompok saya belum mengumpulkan maka masih belum bisa sharing bersama panitia, apalagi kita ditarget setiap minggu 15 panitia. Belum lagi memasukkan foto dan hasil sharing ke ebook, dan itu ngeditnya susah sekali harus memasang 15 foto satu kelompok bersama panitia dan itu beda beda device ditambah lagi videocall 1 fakultas dalam waktu 5 hari dan itu kurang lebih 350 anak. Belum lagi yang sharing panitia, tugas panitia, waktu ospek hari sabtu juga diberi tugas oleh dosen deadline mepet, ditambah lagi tugas-tugas kuliah. Meskipun begadang, waktu 24 jam itu sangat kurang bagi saya. Saya pernah merasa menyerah, melihat teman – teman saya banyak yang resign. Bersyukur ada Allah, banyak pihak yang telah mendukung saya, Orang tua saya memberikan fasilitas apalagi laptop yang saya gunakan untuk kuliah diprodi ini sangat mahal butuh perjuangan untuk membelinya, ditambah lagi perusahaan ini sudah membatu saya, dan teman-teman saya. Ini bukan ujian kawan, ini masih ringan bahkan diluar sana jauh ada yang lebih sedih karena tidak bisa kuliah. Dari situ saya belajar untuk berubah dengan memplanning semua tugas kuliah agar lebih termanage , menyamankan diri, berusaha keras beradaptasi karena menurut saya pasti semua pernah merasakan hal yang sama. Sedikit demi sedikit saya mulai terbiasa dan beradaptasi dengan keadaan perkuliahan dan ospek.

            Pada minggu kelima ada acara Sharigala yaitu Sharing Bersama Sang Juara yang mendatangkan narasumber dari dosen ITB dan 3 mahasiswa pemenang juara lomba dari ITB. Sharing ini mengenai perihal lomba khusus GEMASTIK. Mereka membagikan ilmu mengenai pengalaman lomba, menampilkan hasil karyanya yaitu pengembangan peraangkat lunak GEMASTIK.

            Enam minggu lebih ospek berlangsung dan alhamdulilah saya selesaikan dengan baik. Pekulihan sudah memasuki UTS dan mulai muncul-muncul tugas-tugas coding yang besar. Projek-projek berdatangan. Saya juga mengikuti webinar webinar seperi kampus umum IT Convert. Dimana narasumbernya dari perusahaan Shopee dan pengusaha-pengusaha sukses. Dari webinar tersebut mengajarkan kita untuk terus bersemangat. Untuk sukses bukan hanya berhalu dan berdiam saja ditempat, namun harus berjuang dengan keras. Para narasumber memulai kesuksesannya mulai dari titik terbawah. Hampir sama seperti kita, pernah merasa gagal, pesimis. Namun kembali lagi pada tujuan kita, dengan membangun semangat serta pandai mencari peluang dan berdoa untuk mencapai segala usaha. Jangan sesali apa yang sudah menjadi pilihan kita, terjang terus pasti semua akan terlewati. Hingga akhirnya projek projek besar dapat terselesaikan dengan baik, presentasi-presentasi projek berjalan dengan lancar dan UAS akhirnya dapat terlaksanakan dengan baik. Selang beberapa minggu, nilai-nilai UAS muncul dan syukur alhamdulilah hasilnya sangat memuaskan. Dari pengalaman-pengalaman semester satu kuliah saya banyak manfaat yang saya dapatkan seperti lebih bisa manajemen waktu, bersosialisasi dengan orang lain, mendapatkan banyak teman dari berbagai daerah, mendapatkan ilmu computer disemester satu ini. Habis terang terbitlah terang berubah makna dimana kita harus beraktifitas dengan semangat saat matahari menyapa, bumi berseri terang, memulai aktifitas dengan doa dan niat. Setiap apa yang kita perjuangkan dengan sungguh-sungguh pasti akan memberi hasil yang memuaskan, inilah yang saya namankan terbit terang.

Sharing bersama salah satu panitia PPMB

Kuliah Umum IT Convert


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib