Pengalaman Mengajar di tengah Pembelajaran Daring
Oleh Sawiti Cahayu Jurusan PGSD UM
Hai readers! kali
ini aku akan membagikan pengalamanku di semester 7. Wah tidak terasa ya ternyata aku sudah berada di
semester tua hehehe. Kebetulan beberapa waktu lalu aku melaksanakan KPL di sebuah sekolah dasar yang ada di Kota
Malang, tepatnya SDN Polehan 3.
Pelaksanaan KPL ini berlangsung selama kurang lebih 30 hari atau satu bulan, tepatnya di bulan Agustus sampai dengan
awal September. Sebelum melaksanakan KPL di sekolah,
kami melaksanakan KPL Kampus terlebih dahulu. KPL kampus merupakan sebuah program pelatihan pra KPL yang diadakan
oleh pihak kampus. Untuk kegiatannya sendiri
bertahap mulai dari pemberian test pedagogik, bekal dan pengarahan,
serta tahap terakhir adalah praktik
mengajar dengan teman sebaya dan diuji oleh dosen penguji
secara daring.
Kegiatan praktik masih dalam edisi Covid ya readers, jadi pelaksanaannya dari rumah masing-masing. Setelah melaksanakan KPL
Kampus dan dinyatakan lulus, tahap selanjutnya
adalah menyiapkan perangkat
pembelajaran dan melakukan
konfirmasi dengan sekolah
terkait. KPL ini dilaksanakan secara berkelompok tapi tentu saja untuk praktik
tetap dilakukan secara
individu. Kebetulan dalam satu kelompok terdiri dari 6 orang, jadi tidak khawatir dan merasa bingung sendiri. Pada
minggu pertama kali melakukan observasi kelas
secara daring melalui guru kelas masing-masing. Aku mendapatkan jatah
praktik di kelas 2 dan 5. Selanjutnya
pada minggu kedua kami melaksanakan praktik sesuai dengan plotting yang sudah disepakati. Selama kegiatan praktik
aku merasa senang dan cukup bangga, meskipun
ada sedikit nervous
pada saat membuka
pembelajaran.
Pengalaman mengajar di tengah pembelajaran daring memang
cukup memberikan kesan tersendiri. Ada beberapa wali murid yang ramah dan memberikan doa, ada juga beberapa
wali murid yang bingung mengikuti proses presensi siswa menggunakan google form maupun mengakses
video melalui YouTube. Selain itu ada juga wali murid yang mengeluhkan tugasnya
kebanyakan dan lain sebagainya Menghadapi seseorang memang memerlukan kesabaran
dan pengertian karena setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar