Menggapai prestasi di tengah kesibukan akademik dan organisasi adalah
sebuah tantangan tersendiri. Prestasi sebagai juara ketiga dalam Kompetisi Sains
untuk Siswa dan Mahasiswa (KOSINUS) 2024 se-Jawa Timur menjadi salah satu
pencapaian besar yang saya raih di semester tiga ini. Perjalanan menuju prestasi
ini penuh dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan dari berbagai pihak yang
saya syukuri.
Sejak masih di Madrasah Aliyah, saya sudah bercita-cita untuk menjadi
juara di KOSINUS. Saat itu, saya sering mengikuti kompetisi ini namun hanya
mampu mencapai babak semifinal. Meski demikian, impian untuk bisa berdiri di
podium juara tidak pernah pudar. Semangat ini terus saya bawa hingga menjadi
mahasiswa di Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Jember.
Semester tiga bukanlah semester yang mudah. Saya harus menjalani
berbagai aktivitas sebagai mahasiswa, mulai dari menyelesaikan tugas-tugas
perkuliahan, aktif sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Fisika Neutron, hingga
berperan sebagai asisten Laboratorium Fisika Dasar 1. Tidak hanya itu, saya juga
terlibat dalam beberapa kepanitiaan yang menuntut manajemen waktu yang baik.
Namun, semua tanggung jawab ini tidak menyurutkan tekad saya untuk
mengikuti KOSINUS 2024 dan memberikan yang terbaik.
H-1 babak final KOSINUS, saya harus berada di Banyuwangi untuk
menghadiri undangan menjadi pemateri LDKS MAN 4 Banyuwangi dengan
membawakan materi "Keorganisasian". Tentu di kala itu, benar-benar sibuk dan
terasa berat. Saya mengisi materi mulai sehabis maghrib sampai jam 10 malam,
dan besok paginya harus sudah kembali ke Jember guna melakukan final
KOSINUS. Perjalanan pulang pergi Jember-Banyuwangi, dan Banyuwangi-Jember, saya gunakan untuk belajar final KOSINUS, jadi saya hanya punya
waktu belajar di dalam kereta saja. Selepas itu, tidak ada waktu lain. Tapi
untungnya, hal tersebut memberikan hasil yang memuaskan.
Proses persiapan menghadapi kompetisi ini tidak lepas dari tantangan.
Saya harus membagi waktu antara belajar materi kompetisi, menyelesaikan tugas
akademik, dan memenuhi tanggung jawab organisasi. Dukungan dari orang tua,
teman-teman, serta bimbingan dari dosen sangat membantu saya untuk tetap
fokus dan termotivasi. Selain itu, bantuan beasiswa dari PT Merdeka Copper
Gold TBK memberikan saya keleluasaan untuk berfokus pada pengembangan diri
dan persiapan kompetisi.
Momen pengumuman juara adalah salah satu momen yang tidak akan
pernah saya lupakan. Mendengar nama saya disebut sebagai juara ketiga adalah
bukti bahwa kerja keras selama ini membuahkan hasil. Prestasi ini tidak hanya
menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berprestasi
di bidang lain. Saya percaya bahwa usaha yang konsisten, doa, dan dukungan dari
orang-orang terdekat adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan.
Prestasi ini juga menjadi pengingat bahwa mimpi yang diperjuangkan
dengan sungguh-sungguh akan membawa hasil yang indah. Saya berharap,
pencapaian ini dapat menginspirasi teman-teman lainnya untuk tidak menyerah
dalam menghadapi tantangan dan terus berusaha meraih mimpi, apa pun
rintangannya. Dengan semangat yang sama, saya yakin kita semua dapat
mencapai hal-hal besar yang membanggakan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar