Sebelum memulai izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu, halo nama saya Felix Destrawan saya merupakan alumni SMAN 1 Purwoharjo yang sekarang sedang berkuliah di Universitas Padjadjaran pada prodi Ilmu Sejarah. Ini merupakan momen pertama kalinya saya hidup jauh dari keluarga dan teman-teman saya semasa SMA dulu, apa yang membuat saya kuliah jauh-jauh sampai ke Unpad yang berlokasi di Jatinangor, Sumedang itu? Banyak faktor yang membuat saya memutuskan untuk berkuliah jauh dari tempat asli saya yaitu Banyuwangi, faktor-faktor tersebut seperti ingin mencoba experience baru, ingin belajar mandiri, ingin belajar budaya baru yaitu Sunda, ingin merasakan rasanya merantau. Memang selama 1 semester ini tidak semua berjalan dengan mulus pasti terdapat rintangan yang saya alami seperti kangen rumah, kangen teman, kendala bahasa, susah bergaul dengan lingkungan baru tapi banyak juga yang bisa aku rasain selama 1 semester ini tidak hanya di bidang akademik saja tapi juga dibidang non-akademik.
Di bidang Akademik saya jadi banyak belajar bahwasanya belajar sejarah tidak semudah yang dibayangkan, dulu saya kira paling cuma membaca dan menghafal udah tapi kenyataannya belajar sejarah itu dituntut harus bisa berfikir secara kritis yang artinya harus bisa mengkritisi apa yang kita baca tidak hanya dalam 1 sudut pandang akan tetapi melihat dari berbagai sudut pandang yang lain dan untuk menulis sejarah itu sendiri tidak bisa asal asalan ada metode-metodenya yang harus diikuti agar tulisan/karya tersebut bersifat sistematis dan yang paling penting yaitu harus bersifat objektif yang artinya harus ditulis dengan kejadian sebenarnya benarnya tanpa ditambahkan tambahkan. Disini saya dari yang awalnya kurang suka membaca buku mau tidak mau harus beradaptasi untuk terbiasa membaca buku karena memang kunci itu semua harus terbiasa dengan yang namanya membaca, di semester 1 ini ada kebijakan dari dosen yang membuat saya mulai terbiasa dengan yang namanya membaca buku yaitu kebijakan 1 kali seminggu harus membaca buku beliau di perpustakaan, awalnya memang seperti berat tapi lama kelamaan terbiasa. Saya jadi suka buku beliau yang berjudul Sebelum G 30 S Setelah, dibuku tersebut saya menemukan fakta-fakta baru mengenai kejadian G30S. Saya harap pada semester 2 dan selanjut selanjutnya saya bisa terus mendapatkan ilmu-ilmu baru yang belum pernah saya dapat sebelumnya dan semoga bisa mendapatkan IPK yang bagus dan konsisten disetiap semesternya.
Di bidang Non-akademik pun saya mendapat banyak pengalaman baru yang belum pernah saya rasakan sebelumnya seperti ikut Organisasi, Event kampus, Kepanitiaan kampus, volunteer Luar kampus, magang di himpunan. Yang pertama yaitu Organisasi, saya mengikuti organisasi mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) yang bernama Blue Hikers, Organisasi ini meruapakan UKM fakultas yang ada di FIB. Alasan saya ikut Organisasi ini karena saya orangnya suka berpetualang di alam dan berharap mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk petualangan saya nantinya waktu ke alam entah itu ke gunung, hutan, ataupun sungai. Disini saya mendapatkan banyak pengalaman baru seperti mendapat teman yang sama-sama suka alam, ilmu-ilmu yang berguna di alam seperti materi SAR, Navigasi darat, Survivel, dan lain-lain. Pengalaman yang tidak terlupakan dalam mengikuti organisasi ini yaitu ketika pra-lapangan dan Diklat, yang pertama yaitu waktu pra-lapangan yang diadain di gunung Geulis, Sumedang dan berlangsung selama 1 hari 1 malam walaupun sebentar terdapat momen yang indah untuk dikenang seperti waktu membuat bivak (tenda) dan membuat makanan secara berkelompok dan dilanjut malamnya berbincang-bincang didepan api unggun bersama semua termasuk senior, yang kedua yaitu waktu Diklat peresmian anggota yang diadakan di gunung Cijambu, Sumedang dan berlangsung selama 6 hari, di sinilah terbentuk momen-momen yang tidak akan pernah terlupakan dan pasti selalu diingat oleh setiap anggota yang ikut, disini kita belajar semua materi yang telah disampaikan pada saat pematerian dan disuruh untuk mengimplementasikannya secara langsung di lapangan, seperti membuat bivak alam dan bivak dari jas hujan, navigasi darat yang membingungkan karena memang sangatlah sulit kita disuruh untuk mencari korban yang butuh pertolongan dan hanya mengandalkan kompas untuk mengetahui lokasi korban berada, tapi ada yang lebih sulit yaitu ketika materi survivel kita dituntut harus bisa bertahan hidup di alam dengan hanya mengandalkan makanan² yang tersedia di alam seperti umbut pisang, pakis, cacing, dan lain-lain. Di Organisasi ini juga saya menemukan apa arti dari apa itu keluarga walaupun kita bukan satu darah akan tetapi rasa kekeluargaan sangat hangat di sini, Terima kasih Blue Hikers.
Pengalaman kedua yaitu ketika mengikuti Event di dalam kampus yaitu Sekolah Kaderisasi, Event ini diadakan oleh BEM-FIB departemen KPSDM, sebenarnya alasannya saya mengikuti event ini karena saya merasa bosan dan merasa memiliki banyak waktu luang, tidak disangka di sinilah saya akhirnya memiliki 2 orang teman dekat yang sering main dan keluar bareng entah itu di Jatinangor atau ke Bandung walaupun bukan satu prodi akan tetapi tidak menjadi masalah bagi kita untuk bisa main bersama. Di Sekolah Kaderisasi ini saya mendapat banyak ilmu yang bermanfaat juga seperti pentingnya cara memimpin yang benar diera yang sekarang yaitu era digital dan tentang apa itu arti pemimpin yang sebenarnya. Dan dari sinilah saya memiliki niatan untuk ikut BEM disemester 2 nanti.
Pengalaman ketiga yaitu ikut Kepanitiaan di kampus, saya baru pertama kali ikut yang namanya kepanitiaan dan ini merupakan momen yang berharga bagi saya karena bisa belajar banyak mengenai kepanitiaan. Saya ikut Kepanitiaan Dies natalis himpunan sejarah yang diadakan pada tanggal 7 Desember dan masuk ke Divisi Acara, jujur waktu itu saya masih banyak bingungnya mengenai tugas-tugas saya akan tetapi untungnya saya memiliki ketua yang baik dalam mengarahkan saya dan sabar dalam membimbing saya dalam mengerjakan tugas-tugas kepanitiaan tersebut. Momen tidak terlupakan lainnya yaitu ketika hati H berlangsung pagi-pagi kita harus menyiapkan banyak perlengkapan dan menata barang tersebut dengan rapi terjadi kesalahpahaman yang membuat tata letaknya berganti-ganti dan yang lebih sulit lagi yaitu kita harus bisa menjelaskan ke tamu undangan yang datang mengenai barang yang kami tampilkan, sungguh pengalaman yang tidak terlupakan. Terima kasih untuk ketua dan teman-teman divisi acara lainnya.
Pengalaman yang Ketiga yaitu ikut Volunteer luar kampus yaitu GG Beraksi, Volunteer ini berlangsung di banyak tempat di Indonesia yang berlangsung pada tanggal 1 Januari 2025 dengan acaranya yang berfokus pada pembersihan sampah di seluruh Indonesia. Sejujurnya ini juga merupakan Volunteer pertama saya, alasan saya ikut juga karena tertarik dan juga ada waktu senggang dikala tahun baru itu, saya di sini tidak sendiri terdapat 3 teman saya, kita memilih lokasi yang berada di Monumen Pahlawan, Bandung depannya Unpad Dipatiukur. Di sini saya mendapatkan teman-teman baru dan mendapatkan momen yang tidak terlupakan yaitu pertama kalinya merayakan tahun baru jauh dari orang tua, walaupun sebenarnya tidak apa-apa tapi entah kenapa saya merasa agak sedih. Untuk kegiatannya seru saya belajar banyak dari teman-teman baru disana mengenai sampah.
Pengalaman yang ke empat yaitu ketika magang di himpunan mahasiswa sejarah di departemen kewirausahaan, alasan saya magang di himpunan yaitu ingin dekat dengan teman dari seprodi dan kating dan alasan saya memilih departemen kewirausahaan karena saya ingin belajar mengenai tips dan cara berdagang yang menguntungkan di era yang sekarang ini. Dan benar di sini saya bisa belajar mengenai cara berdagang yang benar karena kita sudah diajarkan caranya melalui proker March V. 2 yaitu membuat stiker, keychain, totebag, gelang, dan di sini kita diajarkan bagaimana cara memasarkan produk dengan baik dan bagaimana cara menghitung keuntungan, laba ataupun rugi dengan benar. Terima kasih kakak-kakak tingkat yang selalu menuntut kita dan terima kasih teman-teman magang lainnya.
Itu merupakan cerita saya selama 1 semester di Universitas Padjadjaran, saya sangat bersyukur bisa berkuliah di sini banyak momen indah terjadi walaupun masih semester 1. Tidak lupa saya ingin berterima kasih kepada pihak PT Bumi Suksesindo (BSI) yang telah memberikan saya beasiswa ini, saya sangat terbantu dengan adanya beasiswa ini dalam menunjang aktivitas perkuliahan saya selama di sini, semoga banyak anak yang juga terbantu dengan adanya beasiswa ini. Terima kasih banyak PT Bumi Suksesindo (BSI).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar