Halo readers dan para sahabat BSI. Melalui ketikan di beberapa lembar kertas ini saya akan menceritakan apa yang telah saya lalui di semester 3.
Semester 3 ini sangat berbeda dari semester sebelumnya. Layaknya template, pasti semua semester akan dimulai dengan war KRS dan sebagainya. Kebijakan kampus lah yang menjadikan semester ini sangat sangat berbeda. Tiba-tiba kampus memberikan peraturan dimana mahasiswa harus aktif seperti mengikuti seminar, organisasi, volunteer, lomba dan sebagainya. Tentu itu adalah tantangan khusus dan baru bagi semester ini. Selain war KRS, saya juga melakukan war KRE (Kredit Rencana Ekstrakurikuler) yang mana saya harus memilih beberapa aktivitas untuk dijadikan poin untuk menggugurkan kewajiban dari peraturan kampus yang baru saja dibuat.
Disinilah awal mulanya. Saya dipaksa secara tidak langsung untuk menjadi seseorang yang aktif. Ini sangat berbeda dari semester sebelumnya tapi saya memutuskan bahwa semester ini akan menjadi semester yang sangat memorable. Di awal saya tertarik dengan beberapa organisasi, salah satunya adalah GEMAPEDIA (Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan) yang mana itu adalah kegiatan volunteer untuk mengajar di SD, Lapas dan juga Panti Asuhan selama 1 periode. Semester ini saya berkesempatan untuk menjadi seseorang yang lolos dari seleksi untuk bergabung di organisasi tersebut. Saya melakukan persiapan yang matang agar mampu untuk bergabung bersama orang-orang hebat seperti mereka.
Pada kegiatan tersebut, baru 1 yang telah selesai dilaksanakan, yakni pengabdian di Sekolah Dasar. Saya dengan kelompok pergi ke SD yang cukup pelosok dan yang memiliki fasilitas yang minim. Saya berlatih dan berusaha untuk menjadi seorang relawan pengajar yang baik di sana. Dari sana saya belajar bahwa tidak semua peserta didik memiliki keberuntungan yang sama, tetapi dengan adanya semangat belajar dapat dipastikan bahwa itu tidak akan menjadi masalah yang sangat signifikan. Saya mengajar di kelas 4 SDN 3 Sumberejo, Kabupaten Malang tepatnya. Pengalaman ini sangat memberi dampak positif bagi saya, yakni tentang bersyukur, kebersamaan dan tentang waktu.
Di tengah-tengah saya mengikuti kegiatan ke-volunteeran tersebut, saya juga aktif dalam beberapa lomba. Tercatat saya telah mengikuti 5 lomba di semester ini dan 3 diantaranya dinyatakan sebagai pemenang. Menjadi pengalaman yang sangat seru mengingat hecticnya semester ini. Saya harus bisa mengatur waktu dengan sebaik mungkin. Terlepas dari semua rasa lelah, menjadi sibuk adalah salah satu hal yang bisa dinikmati daripada menjadi seorang mahasiswa yang hanya kuliah-pulang. Dengan mengikuti beberapa lomba, saya yakin bahwa semua hal yang saya usahakan di perkuliahan ini khususnya di semester ini akan membawa saya ke masa depan yang lebih baik.
Tidak berhenti sampai di situ saja, pada saat mendekati akhir perkuliahan, saya memutuskan untuk bergabung dengan salah satu organisasi di fakultas, yakni PUSPRESMA FS (Pusat Prestasi Mahasiswa Fakultas Sastra) tepatnya. Sangat bersyukur sekali saya berkesempatan untuk menjadi peserta yang lolos pada bagian Divisi Penalaran. Baru saja saya bergabung, ternyata saya langsung ditarik untuk mengikuti beberapa kepanitiaan seperti panitia workshop, panitia kegiatan PKM, menjadi Sie Humas Sosialisasi Pilmapres Fakultas Sastra dan sebagainya. Itu menyenangkan dan saya merasa saya akan bisa berkembang menjadi lebih baik di sini.
Perkuliahan di semester ini berjalan dengan sangat lancar, Alhamdulillah. Saya dapat kembali bergabung dengan teman sekelas yang semester kemarin sempat terpisahkan. Saya berkesempatan untuk menemui dosen-dosen yang sangat luar biasa yang menjadikan semester ini penuh dengan rasa yang menyenangkan. Berbagi cerita random pada saat mata kuliah Speaking, berani untuk mencoba mengerjakan tes lisan pada mata kuliah Grammar dan masih banyak lagi. Yang lebih bagus lagi, IPK semester ini tergolong menjadi IPK yang sangat baik, Alhamdulillah dan semoga bisa mempertahankan untuk kedepannya. Menjadi harapan baru juga untuk semester depan, semoga menjadi semester yang lebih baik juga.
Semester ini sangat berbeda dengan semester sebelumnya. Pada semester sebelumnya saya cenderung introvert dan susah berkembang karena merasa bahwa yang sedemikian itu pasti melelahkan. Yang lebih fatal lagi, dikarenakan saya tidak ingin keluar dari zona nyaman pada semester lalu menjadikan saya kebingungan untuk menulis essay seperti ini pada semester sebelumnya. Beruntunglah ternyata kebijakan kampus membawa saya menjadi seseorang dangan versi yang terbaru, versi yang lebih baik juga tentunya. Saya harap dengan essay ini saya dapat menginpirasi para teman-teman BSI untuk menjadi mahasiswa yang suka berexplore dan tidak terjebak dalam zona nyaman yang kalian buat sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar