Pengalaman mahasiswa semester 1 jurusan Pendidikan IPA di UIN Sunan Ampel
Surabaya merupakan sebuah perjalanan yang penuh dengan tantangan dan pembelajaran.
Pada tahap ini, mahasiswa dihadapkan pada berbagai aspek akademis dan non-akademis yang
berperan penting dalam membentuk karakter serta keterampilan mereka sebagai calon
pendidik. UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di
Indonesia menawarkan kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan
pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam dunia pendidikan. Dalam semester
pertama ini, mahasiswa akan mengalami transisi dari sistem pendidikan menengah ke
pendidikan tinggi, yang sering kali membawa perbedaan signifikan dalam metode
pembelajaran dan ekspektasi akademis. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk
memahami dan mengelola tantangan ini agar dapat meraih kesuksesan di masa depan.
Memasuki semester pertama, mahasiswa baru sering kali merasakan tekanan akibat
beban studi yang cukup berat. Kurikulum yang beragam mencakup mata kuliah dasar seperti
Fisika dasar, Kimia dasar, dan Biologi dasar, Ipa dasar, Pancasila, Bahasa indonesia,
Pengantar studi islam, dan serta teori-teori pendidikan yang sangat penting untuk
pengembangan kemampuan mengajar. Di UIN Sunan Ampel Surabaya program-program
kampus yang tidak masuk ke SKS yakni IBA (intensif bahasa arab), IBI (intensif bahasa
inggris, program pengembangan BTQ (baca tulis al-qur’an), dan mahad sore.
Praktikum menjadi salah satu bagian penting dalam proses belajar, di mana
mahasiswa tidak hanya belajar teori tetapi juga menerapkannya dalam kegiatan praktis.
Dalam praktikum Biologi Dasar, mahasiswa belajar tentang struktur dan fungsi organisme
hidup. Termasuk pengamatan mikroskopis terhadap sel-sel tumbuhan dan hewan. Mahasiswa
diajarkan cara menggunakan mikroskop dengan benar, serta bagaimana mengidentifikasi
berbagai jenis sel. Sementara itu, praktikum Kimia Dasar berfokus pada pengenalan reaksi
kimia dan sifat-sifat zat. Mahasiswa melakukan berbagai eksperimen seperti titrasi untuk
menentukan konsentrasi larutan. Serta mempelajari keselamatan laboratorium, teknik
pengukuran yang tepat, dan cara mencatat hasil eksperimen dengan sistematis. Selain itu,
praktikum dimata kuliah lainya yakni Fisika dasar, Ipa dasar.
Selain konsentrasi pada bidang akademik, mahasiswa juga didorong untuk aktif dalam
berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan memberikan
kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan soft skills seperti kepemimpinan, kerja sama
tim, dan komunikasi. Organisasi seperti: Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ipa (HIMAPIPA),
PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) serta kegiatan seni dan budaya di kampus
mendukung mahasiswa untuk mengekspresikan diri dan memperluas jaringan sosial mereka.
Hal ini sangat diperlukan karena kemampuan interpersonal adalah salah satu aspek kunci
dalam dunia pendidikan.
Setelah menyelesaikan semester pertama, mahasiswa sering kali melakukan refleksi
terhadap pengalaman yang telah dilalui. Mereka menyadari bahwa meskipun banyak
tantangan yang harus dihadapi, setiap pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga.
Harapan mereka adalah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk berkontribusi positif
dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang
telah didapatkan, kita siap menghadapi semester-semester selanjutnya dengan penuh
semangat dan keyakinan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar