Semester 3 di program studi Teknik Sipil Politeknik Negeri Banyuwangi
telah menjadi lembaran penting dalam perjalanan pendidikan saya. Sebagai
mahasiswa semester 3, saya merasakan dinamika yang luar biasa antara teori yang
dipelajari di kelas dan penerapan praktisnya melalui berbagai kegiatan.
Diawali dengan semangat tinggi, saya mendaftarkan diri sebagai bagian dari
kepanitiaan PROTEKSI (Program Orientasi Mahasiswa Teknik Sipil). Keinginan
untuk berkontribusi dalam menyambut mahasiswa baru dan mengembangkan
kemampuan diri menjadi motivasi utama. Alhamdulillah, saya diterima sebagai
koordinator kesehatan. Pengalaman ini memberikan pelajaran berharga tentang
kerjasama tim, manajemen acara, dan pentingnya menjaga kesehatan serta
keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Pelatihan panitia PROTEKSI selama dua minggu menjadi bekal berharga
sebelum terjun langsung ke lapangan. Kami tidak hanya digembleng secara fisik,
tetapi juga mental melalui berbagai pelatihan yang menekankan pada
kekompakan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Semua
persiapan ini bermuara pada pelaksanaan PROTEKSI selama satu bulan, yang
kemudian diakhiri dengan acara penutupan dan pembubaran yang penuh haru dan
kebanggaan.
Semester ini juga diwarnai dengan lima mata kuliah praktikum yang sangat
beragam. Mulai dari praktikum drainase dan perpipaan, estimasi biaya, kerja kayu,
kerja tanah, hingga APBG (Analisis Perencanaan Bangunan Gedung). Setiap
praktikum memberikan pengalaman unik dan menantang.
Pada praktikum drainase dan perpipaan, kami belajar membuat saluran
drainase terbuka dari awal hingga akhir. Kami juga melakukan pemotongan pipa
galvanis, pengukuran dengan alat manual dan trending machine. Tugas kelompok
pun diberikan untuk membuat sambungan pipa galvanis sesuai instruksi dengan
ukuran yang berbeda-beda. Kelompok saya sendiri menggunakan pipa berdiameter
1 dan 1/2 dengan sambungan reduce dan elbow. Hasilnya pun kami tuangkan
dalam laporan kelompok yang komprehensif.
Praktikum penjadwalan dan estimasi biaya memberikan pemahaman
mendalam tentang perhitungan luasan dan biaya yang dibutuhkan untuk sebuah
bangunan. Kami belajar berpatokan pada RKS (Rencana Kerja dan Syarat) proyek
dan gambar kerja proyek. Penggunaan aplikasi khusus seperti Microsoft Project
juga menjadi bagian penting dari praktikum ini.
Praktikum kerja kayu menjadi ajang kreativitas dan keterampilan. Kami
belajar membuat sambungan bibir lurus, bibir miring, memasang struktur kuda-kuda, serta membuat produk seperti gazebo. Laporan individu dan kelompok
menjadi output dari praktikum ini.
Praktikum penyelidikan tanah memberikan pengalaman langsung dalam
mengambil sampel tanah di lahan kosong di samping gedung kuliah terpadu. Kami
mengambil dua jenis sampel tanah, yaitu disturbed dan undisturbed. Masing-masing tanah diuji sesuai dengan modul. Pengujian konsolidasi menjadi pengujian
yang paling lama karena membutuhkan waktu sekitar delapan hari. Kami harus
siap membaca dial setiap saat, mulai dari detik, menit, hingga jam, bahkan hingga
24 jam. Pengecekan malam pun dilakukan pada pukul 19.40 dan 23.40 agar
keesokan paginya dapat dicek pada pukul 07.40. Laporan individu tulis tangan dan
kelompok soft file menjadi bagian tak terpisahkan dari praktikum ini.
Praktikum APBG menjadi puncak dari pengalaman praktikum semester ini.
Kami membuat rencana proyek dengan pengambilan sampel lokasi bebas, lengkap
dengan detail gambar, lokasi, dan data-data tanah pengujian yang telah dihitung.
Tubes ini menjadi bukti kemampuan kami dalam merencanakan sebuah proyek
bangunan secara komprehensif.
Semester 3 diwarnai keaktifan saya tidak hanya dalam akademik, tetapi juga
di UKM KSR Unit Poliwangi karena minatnya pada pertolongan pertama dan K3.
Semester ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang pentingnya
keseimbangan teori dan praktik. Saya berencana lebih aktif di semester depan,
termasuk berwirausaha untuk mengembangkan diri dalam manajemen, keuangan,
dan kepemimpinan. Harapannya adalah nilai meningkat, menjadi pribadi yang
lebih baik, dan mendapat tempat magang yang baik. Saya yakin akan meraih cita-citanya melalui kerja keras, disiplin, dan doa, serta berharap dapat berkontribusi
positif bagi dunia teknik sipil dan masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar