Full width home advertisement

EVENT

Post Page Advertisement [Top]




(29/08) Kesibukan saya di semester enam masih serupa dengan semester sebelumnya. Hiruk pikuk agenda keorganisasian tetap menjadi selingan di sela-sela perkuliahan yang menyisakan tujuh mata kuliah saja. Sebab, di semester tujuh sudah tidak diharuskan dalam mengambil mata kuliah wajib yang memang sudah dihabiskan di semester sebelumnya, kecuali magang dan skripsi. Hal menarik yang akan saya ceritakan di sini bukan tentang bagaimana kegiatan perkuliahan ataupun keorganisasian di semester enam. Namun lebih kepada kegiatan magang (Kuliah Kerja Nyata Profesi) yang saya kerjakan selama liburan semester enam di KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) KPD Surabaya. KPPU adalah lembaga independen yang dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan UU No. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. KPPU bertanggungjawab kepada Presiden. Komisioner KPPU berjumlah 7 orang, diangkat Presiden berdasarkan persetujuan DPR. Pertama kali mendengar institusi tersebut dari asisten salah satu dosen di kampus, proposal pengajuan magang pun segera saya luncurkan ke sana. Cukup lama saya dan teman-teman menunggu balasan dari proposal tersebut. Hingga akhirnya momen itu pun hadir juga. KPPU merespon dengan positif berkas yang telah lama kami ajukan. Awalnya saya cukup ragu apakah ilmu yang telah terserap selama ini mampu membantu saya dalam proses magang. Hal tersebut masih saya anggap wajar karena memang ini merupakan magang pertama yang akan saya lalui. Sekedar informasi, KPPU merupakan institusi yang menerima mahasiswa dengan background ekonomi, hukum, dan administrasi. Bahkan pada waktu magang saya juga berjumpa dengan beberapa teman dari hubungan internasional.
            Berdasarkan aturan fakultas, mahasiswa harus melakukan magang dengan durasi minimal 25 hari aktif, kecuali jika ada instansi atau institusi terkait yang terdapat batas maksimal hari. Sehingga saya pun mengambil 25 hari kerja (tidak termasuk hari libur). Pertama kali memulai magang, saya bertemu dengan PIC SPV untuk mendengarkan penjelasan yang lebih detail terkait tata aturan selama magang di KPPU. Dan saya rasa aturannya tidak terlalu rumit, hanya saja pada periode tersebut peserta magang diharuskan memakai seragam atasan putih dan bawahan hitam, kecuali untuk hari Jumat yang jadwalnya memakai batik. Di luar ketentuan tersebut, saya cukup menikmati aturan mainnya. Sebagian besar staff dan pimpinan di KPPU KPD Surabaya merupakan orang-orang yang masih berjiwa muda berbanding lurus dengan umur mereka yang memang masih belum tua. Suasana dan hubungan sosial di kantor baik dan nyaman terlepas dari ruangan kantor yang terbatas. Adapun pekerjaan sehari-hari saya adalah menulis daily report dan daily activity. Daily Report merupakan laporan sehari-hari terkait berita harga-harga, akuisisi, merger, dan persaingan lainnya yang sekiranya berpotensi untuk melanggar UU Nomor 5 Tahun 1999. Berita-berita yang telah saya temukan tersebut dirangkum, ditanggapi, dan diberi beberapa rekomendasi atau saran di akhirnya. Daily Report tersebut akan dibahas pada forum bersama pada sore harinya. Sedangkan Daily Activity berisi tentang apapun yang telah saya lakukan dalam satu hari kerja. Dua tugas tersebut sudah jelas harus dikerjakan setiap harinya. Sementara hari Jumat, terdapat tambahan tugas bersifat kelompok untuk meng-update harga bahan pokok dari beberapa provinsi yang di bawah tanggung jawab KPPU KPD Surabaya, seperti Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Harga yang telah terhimpun tersebut selanjutnya dibuat grafik dan dianalisis berdasarkan pemahaman teori ekonomi dan dari berita yang ada.
            Selain mengerjakan tugas di atas, juga terdapat pengalaman lain yang lebih seru. Saat magang, saya pernah diajak ke salah studio radio di Surabaya untuk ikut siaran langsung. Radio tersebut mengundang KPPU untuk mengulik lebih dalam tentang definisi, tugas, wewenang, hubungan KPPU dengan isu-isu harga dan ekonomi yang ada, serta bagaimana pendapat karyawan bersama anak magang tentang kepemimpinan Ketua KPPU pada periode tersebut. Saya pun cukup antusias ketika ditanyai oleh si penyiar. Sebab, kegiatan tersebut merupakan pengalaman pertama saya masuk dan siaran di sebuah radio. Selain itu, saya pernah diajak mengikuti upacara pengibaran bendera saat 17 Agustus 2018 di Istana Grahadi Jawa Timur yang pada waktu itu juga dihadiri langsung oleh Gubernur Pak De Karwo beserta jajarannya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pelajar, dan seluruh tokoh-tokoh publik baik veteran maupun muda berkumpul menjadi satu dalam acara tersebut. Kemudian yang terbaru ini saya juga turut serta dalam forum diskusi tentang Kebijakan Transportasi Perkotaan dan Pengembangan Ekonomi Regional di Hotel Wyndham, Surabaya yang sebenarnya akan dihadiri juga oleh Bu Khofifah Indar Parawansa. Namun beliau berhalangan untuk hadir. Dan pastinya masih banyak lagi agenda yang akan saya lalui dalam proses magang di KPPU. Sebab, sampai saat ini magang saya masih berlangsung dan akan selesai pada tanggal 7 September 2018. (Atz)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib