Memasuki
Semester 7 merupakan masa-masa terbaik dimana sudah tidak ada lagi perkuliahan
secara materi di kelas. Di semester ini kami mahasiswa prodi pariwisata
diharuskan mengikuti program magang kerja industry (MKI) selama 3 sampai 6
bulan. saya mengikuti program Magang Kerja Industri di Laguna Redang Island
Resort Malaysia, merupakan sebauah hotel berbasis resort di sebuah pulau yang
di khususkan untuk pariwisata. Selama 6 bulan saya dan Teman-teman sebanyak 19
mahasiswa pariwisata di tempatkan di sebuah resort di pulau yang memiliki jarak
1,5 jam penyebrangan kapal very dari Pelabuhan Terengganu menuju Pulau Redang.
Pulau
Redang memiliki beberapa spot pariwisata yang indah seperti Pantai yang
memiliki pasir putih dan bersih dengan air laut yang jernih berwarna biru
kehijauan. Selain spot Pantai, terdapat juga aneka ragam biota laut mulai dari
terumbu karang yang masih terjaga kealamiannya serta spesies ikan yang
berfariasi menambah indahnya spot snorkeling di beberapa area di Pulau Redang.
Selain spot Snorkeling juga ada spot Diving, spot jungle tracking, dan spot
wisata indah lainya.
Saya
melakukan MKI di Laguna Redang Island Resort Malaysia dibagian Food and
Baverage Departement. Bertugas sebagai waitre dan bartender dalam melayani tamu
domestic (melayu) dan wisatawan asing. Banyak pengalaman menarik yang saya
alami yang dapat berguna pada dunia kerja nanti, sebagai waiter saya bertatap
langsung dengan tamu dan tidak jarang melakukan komunikasi seputar makanan dan
keadaan pariwisata di pulau redang baik dalam bahasa melayu maupun inggris
sehingga dapat melatih communication
skill untuk penerapan di dunia kerja nantinya.
Saya
ditempatkan di restaurant china yakni Sri Serai Restaurant dimana hanya
menyajikan menu “Steamboat (hot pot)”. Menu tersebut berupa sajian mentah
seafood dan menu pelengkap seperti jamur, sayuran, tahu, dll, yang akan dimasak
sendiri oleh tamu pada panci dan kompor khusus yang disediakan diatas meja
makan. Sajian ini sangat popular dikalangan wisatawan china karena sistim
penyajian steamboat berasal dari Negara itu sendiri. Meskipun steamboat
merupakan masakan china namun juga bebas dikonsumsi semua kalangan termasuk
kalangan muslim karena berasal dari bahan-bahan yang halal (no pig). Bahkan
beberapa wisatawan barat tertarik untuk mencoba steamboat dengan sistim
penyajian yang menarik. Disitulah saya berperan untuk mengarahkan proses
penyajian steamboat (proses memasak hingga cara mengkonsumsinya).
Jam
kerja yang ada di Laguna Redang Island Resort terbagi menjadi 2 shift yakni
pagi pada pukul 7 am – 2 pm dan petang pada pukul 2 pm – 11 pm. Bekerja selama
6 hari dalam semingu dengan 1 satu hari libur yang dapat di kumpulkan (kumpul
cuti) dalam satu bulan atau lebih agar dapat digunakan untuk berlibur di luar
pulau. Saya pernah mengumpulkan hari libur selama 4 hari dan pergi ke kota
Terengganu untuk jalan-jalan dan membeli barang-barang persediaan kebutuhan
sehari-hari bersama rekan staff.
Pada
waktu libur anggota staff termasuk trainee diberikan fasilitas untuk melakukan
snorkeling secara gratis baik disekitar pantai dekat resort maupun ikut paket
wisatawan menggunakan boat untuk menuju spot snorkeling lainnya. Saya dan
rekan-rekan trainee sering kali memanfaatkan waktu luang untuk bersenorkeling menghilangkan
stress saat bekerja. Selain fasilitas hiburan, fasilitas utama juga kami terima
seperti adanya asrama (mess) untuk menginap, jatah makan 3 kali sehari, dan
gaji bulanan. Ilmu yang saya dapat tidak hanya dari proses kerja saja namun
terdapat beberapa pelatihan teoritis mengenai Food and Baverage dan ruang
lingkupnya sehingga dapat menjadi acuan untuk proses kerja dilapangan.
Setelah
6 bulan saya jalani pada proses Magang Kerja Industri di Laguna Redang Island Resort Malaysia,
terdapat program rekreasi pada saat perjalanan pulang menuju bandara di Kuala
Lumpur. Beberapa destinasi yang kami kunjungi seperti pusat perbelanjan di
Terengganu baik pasar tradisional dan modern (mall,dll) , istana negara, batu
cave, pasar seni, bukit bintang dan Twin Tower (KLCC).
Selesai
program Magang Kerja Indutri, kegiatan perkuliahan yang saya lakukan yakni
membuat laporan hasil MKI. Penyusunan laporan MKI dituntut untuk mengambil
studi kasus sehingga dapat berguna bagi perusahaan sebagai pertimbangan
manajerial. Studi kasus yang saya ambil mengenai “Standar Penyajian Steamboat
Dinner di Sri Serai restaurant” dimana membahas tentang bagaimana tata cara
penyajian yang sesuai standar baik dari segi Higinitas dan sanitasi serta
sistim penyajian yang paling efektiv dan efisien.
Output
yang saya peroleh dari semester ini sangat amatlah banyak berupa berbagai
pengalaman kerja sebenarnya di tempat yang jauh sehingga benar-benar keluar
dari zona nyaman. Ketahanan mental dan fisik di uji selama proses MKI serta dapat
melatih diri dalam aspek skill kompetensi dan komunikasi. Tentang bagaimana
menghadapi berbagai keluhan dan permintaan dari tamu yang memiliki karakter
beragam, mulai dari yang lembut mudah memahami hingga yang keras kepala dan
banyak permintaan. Pada akhirnya semua pengalaman yang saya rasakan telah
menjadi sebuah sejarah penting dalam catatan bagian cerita hidup dan kedepannya
saya harap dengan pengalaman tersebut dapat membantu proses menuju masa depan
yang lebih baik. If we believe on something that we can do, than everything is
possible.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar