Buat
temen-temen yang belum tahu rasanya kuliah di Program Studi Agroteknologi,
Fakultas Pertanian, Universitas Jember, nih ku beri sedikit pengalaman kuliah ku
di tempat yang menyenangkan itu. Sudah lima semester aku menimba ilmu dan
pengetahuan seputar dunia pertanian di sana, dari pra panen hingga pasca panen.
Jika ditanya bagaimana kesan kuliah di sana, tentu jawabnya “senang-senang
susah”. Itu jawaban pribadiku, belum tentu sama dengan temen-temen mahasiswa
sejenis lainnya.
Bagaimana atmosfer perkuliahan di Program Studi
Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember saat semester lima??
Sedikit
berbeda dengan semester-semester sebelumnya, semester lima bagiku lebih mampu
membuka kepekaanku terhadap ilmu-ilmu pertanian dan permasalahan yang ada di
dalamnya. Mungkin hal tersebut karena ilmu yang ku peroleh sudah sedikit
bertambah, sehingga rasa keingin-tahuan ku bertambah seiring bertambahnya
pengetahuan di bidang pertanian. Namun, cara belajar di ruang kuliah maupun di
lapangan yang kurang mampu ku tangkap dengan baik juga menjadi salah satu
faktornya, sehingga menuntutku untuk mencari informasi secara mandiri.
Semester
lima adalah perjalanan panjang yang ku lalui berbeda dengan semester-semester
sebelumnya. Untuk pertama kalinya, tidak ada waktu untuk sekedar pulang
kampung, padahal rumah cukup dekat jika dibandingkan dengan mahasiswa
se-angkatan lainnya. Sabtu-minggu bagi kami (mahasiswa program studi
Agroteknologi semester 5) hanyalah hari libur di angan-angan. Faktanya, pada
hari itu kami harus menjalani kegiatan praktikum di lapangan.
Semester
lima juga menjadi kali pertama aku mendapatkan kelas minat riset, karena memang
sudah waktunya bagi mahasiswa semester lima untuk menentukan tema riset mereka
sebagai persiapan skripsi. Tema riset yang kupilih yaitu “Aroekosistem”, dengan
topik riset “Kesehatan Tanah, Biofertilizer”.
Di
semester lima ini, kebanggaan menjadi mahasiswa pertanian menjadi semakin mantab.
Permasalahan-permasalahan di lingkungan pertanian memberikan kepekaan untuk
semakin menambah ilmu di bidang pertanian. Selain itu, kebutuhan pangan menjadi
hal yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan manusia. Tidak ada manusia yang
tidak membutuhkan makan. Namun, pangan yang diberikan juga harus memiliki
kualitas, baik mutu produk maupun proses budidaya yang memperhatikan kesehatan
lingkungan.
Bagaimana kegiatan di luar aktivitas perkuliahan??
Aku
tergabung di sebuah komunitas, di Kabupaten Jember yang bernama Compas. Compas
merupakan komunitas yang di dalamnya beranggotakan pramuka perguruan tinggi
se-Kabupaten Jember. Kebetulan, Aku dipercayai oleh ketua umum UKM Gerakan
Pramuka Universitas Jember untuk menjadi koordinator Compas bagi UKM Gerakan
Pramuka Universitas Jember.
Kegiatan
terakhir yang kami lakukan yakni penggalangan dana untuk korban bencana alam di
Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Penggalangan dana dilaksanakan di lima
titik yang berbeda. Alhamdulillah,
kami mampu mengumpulkan dana sekitar 2 juta lebih.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar