Kegiatan perkuliahan telah usai sejak semester 6, kini di semester 7 di
fakultas saya yaitu kedokteran gigi di Universitas Jember mulai mengerjakan
skripsi. Saya mengambil materi periodontologi dan mikrobiologi dalam skripsi
saya. Judul skripsi saya yaitu “Daya Hambat Ekstrak Daun Kelor Terhadap
Pertumbuhan Porphyromonas gingivalis”.
Untuk keberlanjutannya penelitian ini bisa dilanjutkan untuk pembuatan produk
seperti obat kumur, atau bahan antibiotic yang memerangi bakteri khususnya
bakteri Porpyromonas gingivalis.
Sebenarnya skripsi mulai dikerjakan di semester 6 di tengah-tengah
kesibukan perkuliahan (kuliah tatap muka, diskusi, dan skill lab) yang padat.
Ahamdullilah saya masih dapat membagi waktu sehingga kegiatan perkuliahan
tersebut dan skripsi berjalan dengan baik, sehingga di semester 6 saya sudah
dapat melaksanakan seminar proposal yang berarti bahwa saya telah rampung
mengerjakan skripsi bab 1,2, dan 3. Namun sayang sekali karena tanggal seminar
proposal saya berada diluar tanggal penginput-an nilai sehingga nilai seminar
proposal saya alias nilai “Proposal ilmiah” baru masuk di semester 7.
Bab 1,2, dan 3 ketika telah selesai dikerjakan, maka dilanjutkan untuk
melaksanakan penelitian. Penelitian saya kebetulan bertempat di laboratorium
yang bertepatan di kampus saya sendiri. Awalnya saya melakukan penelitian saya
di laboratorium Bioscience namun karena banyak sekali factor yang membuat
percobaan saya gagal sampai kira-kira 7 kali, saya memutuskan untuk pindah
laboratorium ke laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas
Jember. Alhamdullilah dalam 3 kali percobaan akhirnya penelitian saya berhasil
dan diterima oleh dosen pembimbing saya.
Sekarang saya mulai mengerjakan bab 4 dan 5, namun karena penelitian
saya berakhir tepat sehari sebelum pemberangkatan KKN (Kuliah Kerja Nyata)
membuat saya tidak cukup waktu untuk mengerjakan bab 4 dan 5 sehingga saya
masih menunjukkan hasil pengolahan data statistik yang diolah di progam SPSS.
Kuliah kerja nyata atau disingkat KKN saya ditempatkan di desa Bataan,
Bondowoso di kecamatan Tenggarang. KKN ini dilaksanakan selama 45 hari dengan
tema desa wisata dan wirausaha dimana kami kelompok KKN di desa Bataan dituntut
untuk membuat progam kerja sesuai dengan tema yaitu wisata ataupun wirausaha. Kami
sekelompok berencana akan membuat progam pengaliran air bersih yang kebetulan
memang di desa Bataan ini telah mendapatkan dana dari pemerintah propinsi untuk
pengadaan air bersih yang dialirkan di rumah-rumah warga.
Kegiatan non-akademik seperti biasa saya mengisi acara seminar kesehatan
yang berada di hotel aston. Saya dan teman-teman saya diminta untuk membawakan
tarian gandrung yang berasal dari Banyuwangi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar