Assalamualaikum Wr.Wb, sahabat Bumi Sukses
Indo yang tersayang. Kini saya hadir kembali dengan pengalaman sebagai
mahasiswa semester 7, yang itu artinya kurang 1 semester lagi menghadapi
semester 8 yang menjadi puncak perkuliahan yang sudah mengurus skripsi dan
gelar cipta hasil karya selama kuliah di Tata Rias Unesa. Yuk mari disimak dulu
cerita saya kali ini siapa tau bisa menjadi inspirasi dan membuka wawasan
kalian semua mengenai prodi S1 Pendidikan Tata Rias di Unesa.
Menuntut
ilmu tidak hanya di kampus pada saat jam perkuliahan berlangsung saja. Tetapi
juga terjun langsung. Seperti hal nya pada prodi tata rias yang notabennya
adalah pekerjaan jasa sehingga harus banyak berlatih menghadapi klien secara
langsung dengan cara terjun langsung di lapangan. Pada semester 7 semua
mahasiswa termasuk mahasiswa tata rias melaksanakan Praktik Industri atau
sering disebut PI. Dengan adanya PI menjadikan saya bisa merasakan terjun
langsung pada dunia kerja yang pastinya melatih diri untuk menghadapi klien
dengan berbagai karakter. Selain itu dengan adanya PI saya juga dapat mengimplementasikan
ilmu yang saya peroleh selama perkuliahan.
Tempat
PI saya berada di wilayah Surabaya, tepatnya di jln Tambak Sari Indah Waru,
Sidoarjo. Saya memilih PI pada bidang wedding
dan salon kecantikan yaitu di Nora Salon dan Wedding. Saya memilih tempat PI tersebut dikarenakan untuk mengasah
ilmu yang saya dapatkan dikampus dan pengalaman baru di dunia kerja yang sesungguhnya.
Pada Nora Salon & Wedding
memiliki best seller yaitu pengantin
muslimah dan tradisional. Sehingga ilmu yang tidak saya dapatkan dikampus, saya
peroleh dari tempat PI tersebut. Saya melakukan PI kurang lebih selama 2 bulan tepatnya
bulan September sampai November sesuai ketentuan dari universitas dan disetujui
oleh pihak industry, output dari
dilaksanakannya PI ini yaitu adanya kewajiban mengikuti seminar PI sehingga
nilai pada semester 7 berasal dari situ.
Salah
satu ilmu yang tidak saya dapatkan di kampus adalah teknik jahit mata untuk
menjadikan mata lebih proporsional. Teknik tersebut diberikan langsung oleh
Owner sehingga semua mahasiswa yang sedang PI paham betul teknik jahit mata
sesuai bentuk mata masing-masing klien. Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan
langsung dalam acara wedding.
Sehingga mahasiswa tidak hanya melihat tetapi juga langsung mempraktikkan.
Biasanya acara wedding berada di
gedung sehingga kecepatan dan kecekatan dalam memakeup maupun mengenakan busana
kepada among tamu sangat diperlukan. Tidak hanya sampai disitu saja. Saya juga
diajarkan cara cepat membentuk paes ageng yang di perkuliahan tidak saya
dapatkan. Mengapa demikian? Karena prinsip industry
dituntut untuk bekerja cepat dan tepat, berbeda dengan saat diperkuliahan yang
dijelaskan secara detail dan tidak begitu mementingkan kecepatan dalam bekerja.
Tidak hanya sampai dsitu saja, saya dan mahasiswa lainnya juga mendapatkan
wawasan baru dan lebih luas mengenai pengantin muslimah, dan berbagai pengantin
daerah yang masih pakem. Sehingga kelak ketika sudah memiliki jasa wedding bisa membedakan jenis tata rias
sesuai dengan daerah asalnya. Salah satu cara yang dipakai untuk mendapatkan
klien di tempat PI saya yaitu mengikuti pameran wedding yang diselenggarakan di mall wilayah Surabaya, sehingga
mahasiswa PI juga dilibatkan dalam acara tersebut untuk melatih cara
mempromosikan jasa wedding. Dikarenakan
tempat PI saya juga melayani pada bidang jasa salon, maka mahasiswa diberikan
kepercayaan unuk melayani klien disalon, seperti creambath, smoothing dan lain sebagainya sehingga dapat menerapkan
langsung ilmu dari kampus namun tetap diajarkan hal-hal terbaru sesuai
perkembangan dunia kecantikan saat ini. Cara menghadapi klien dengan benar juga
diajarkan oleh owner sehingga menjadikan
mahasiwa pandai dalam praktik tetapi juga memiliki etika dan sopan santun yang
baik pula.
Pada
sela-sela PI, dosen pembimbing lapangan juga menyempatkan untuk meninjau
mahasiswa yang sedang melaksanakan PI. Sehingga dapat memantau langsung kualitas
tempat PI yang dipilih oleh mahasiswa, hal ini juga sebagai pertimbangan
penilaian yang diberikan oleh dosen pembimbing kepada mahasiswa. Waktu
pelaksanaan yang hanya 2 bulan saja, saya rasa kurang untuk menggali ilmu pada
dunia kerja sesungguhnya. Karena banyak pembelajaran yang tidak saya dapatkan
dikampus, selain itu juga sharing
pengalaman dan ilmu oleh owner serta
karyawan yang begitu luas dan jam terbang yang tinggi dibandingkan dengan saya
dan mahasiswa lainnya.
Demikian
cerita pengalaman yang dapat saya bagikan kepada kalian semua. Sehingga kalian
memiliki gambaran mengenai kegiatan perkuliahan prodi tata rias yang ada di
unesa. Sehingga prodi ini dapat menjadi alternatif pilihan jurusan perkuliahan
yang kalian minati.
Wassalamualaikum wr, wb.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar