Pertama
- tama saya mengucapkan puji syukur Alhamdulillah karena sudah sampai di titik
ini. Teruntuk orang tua atas doa – doanya, orang – orang terdekat saya yang
selalu mendukung saya dan juga PT. BSI
untuk bantuan beasiswa yang sangat membantu saya. Sejauh yang saya rasakan
semester 5 ini bisa dikatakan sebagai semester ter-hectic di antara semester
sebelumnya, selain karena SKS nya yang banyak, semester 5 memiliki praktikum
wajib paling banyak dan berbobot diantara semua semester. Karena untuk ke
depannya sudah tidak ada praktikum wajib, melainkan hanya matkul pilihan dan
fokus untuk skripsi. Banyak sekali pelajaran dan pengalaman baru yang saya
dapat di semseter ini.
Di awal semester saya cukup merasakan tekanan karena
laporan praktikum yang seperti tidak ada habisnya, ditambah di semester ini
saya menjadi asisten dosen di dua mata kuliah yaitu Biologi Dasar dan
Mikrobiologi Umum. Dari minggu ke minggu rasanya sangat cepat berlalu, dan saya
seakan krisis hari libur. Selain itu saya juga cukup aktif di organisasi
himpunan serta berpartisipasi di beberapa proker. Namun demikian, saya belajar
menyesuaikan diri dengan kesibukan baru saya dan belajar untuk menikmati
prosesnya, sehingga semakin lama saya tidak merasa terbebani melainkan saya
merasa enjoy.
Di awal semester, saya bergabung dengan proyek dosen yang
meneliti tentang bakteri termofilik yang mampu menghasilkan biosurfaktan,
proyek ini terdiri dari 4 orang anggota termasuk saya. Dari proyek penelitian
tersebut, saya berkesempatan untuk mewakili kelompok saya untuk berpresentasi
di seminar internasional pertama yang diadakan oleh himpunan Mahasiswa Biologi.
Awalnya saya sempat ragu dan tidak percaya diri, namun karena dukungan dari
dosen saya, teman – teman dan orang tua saya akhirnya saya bersedia dan mampu
untuk berpresentasi di acara tersebut. Terimakasih sekali untuk Pak Gery,
karena sudah banyak sekali membantu kami. Saya dibiayai penuh untuk acara luar
biasa itu, dan saya mendapat kesempatan untuk menyaksikan presentasi dari para
dosen – dosen luar negeri terkait penelitian menakjubkan mereka.
Tadi sempat saya singgung bahwa saya menjadi asdos untuk
dua mata kuliah, hal ini juga cukup menyita waktu dan kesibukan saya pada
awalnya. Namun dengan keinginan saya untuk keluar dari zona nyaman, dimana
kuliah nggak hanya sekedar belajar,
mengerjakan laporan, menyimak di kelas, dapet IPK bagus, namun juga sosialisasi
dan mengembangkan keterampilan lain yang malah tidak kita peroleh jika kita
hanya lurus – lurus saja dalam menjalani perkuliahan. Lurus yang saya maksud
adalah, tidak adanya kegiatan lain selain kegiatan yang berhubungan dengan
nilai akademis. Oleh itu, saya ingin membuka kesempatan selebar – lebarnya pada
diri saya sendiri untuk mengembangkan diri lebih baik lagi. Dengan menjadi
asdos, saya bisa mengenal dosen lebih dekat. Dengan begitu, saya sempat
ditawari untuk mengikuti proyek lagi di semester depannya. Saya mengambil
tawaran tersebut karena memang sesuai dengan rencana bidang yang akan saya
ambil yaitu mikrobiologi, dan rencananya proyek tersebut akan dilaksanakan
semester 6 ini untuk persiapan proposal skripsi nanti. InsyaAllah.
Selain kegiatan rutin mengkoreksi laporan setiap minggu,
saya juga aktif berpartisipasi di kegiatan organisasi. Diantara proker yang
saya ikuti, diamanahi untuk menjadi koordinaator perlengkapan acara genetics,
koordinator acara BESC yang diadakan di SMA Amanatul Ummah Surabaya, anggota
kamjin BESC, serta penangggung jawab
mading himpunan mahasiswa tiap bulannya.
Dengan kesibukan yang cukup banyak menurut saya dan mata
kuliah yang semakin sulit, saya menyadari untuk tidak berekspektasi terlalu
tinggi terhadap kenaikan nilai IPS saya, namun demikian bukan berarti saya
pasrah – pasrah saja. Saya tetap melakukan yang terbaik untuk persiapan
menjelang UTS dan UAS, masalah nanti nilai mau tetap atau turun saya sudah
mempersiapkaan diri untuk menerima. Namun Alhamdulillah, Allah swt mendengar
doa – doa ibu saya, saya berhasil menaikkan nilai IPK saya dengan IPS yang jauh
lebih tinggi dari ekspektasi. Mungkin untuk sebagian orang (jurusan, fakultas,
dan kampus berbeda) nilai tersebut bisa dengan mudah diperoleh, namun bagi
saya, khususnya di jurusan dan fakultas saya yang terkenal strict dalam memberi nilai, kisaran nilai itu cukup sulit untuk
diperoleh dan saya bersyukur atas keberhasilan saya. Semua itu tidak akan
terwujud tanpa ada doa orang – orang di sekeliling saya.
Di akhir semester ini, saya sudah mengikuti kegiatan PKL
(Praktek Kerja Lapangan) yang bertempat di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota
Surabaya di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Selama PKL
berlangsung, saya mendapat banyak pengalaman baru tentang hal – hal yang
dihadapi di dunia kerja. Pembimbing PKL di sana juga sangat baik dan ramah
untuk membimbing kelompok saya. Kegiatan saya antara lain adalah melakukan
pemeriksaan sampel air bersih, air minum, serta makanan. Materi yang saya
peroleh di kampuss dipraktekkan secara langsung ketika PKL, sehingga hal ini
sangat menarik karena sampel yang masuk berasal dari berbagai instansi
kesehatan ataupun dari daerah lain. Saya harap pengalaman yang saya peroleh
akan berguna untuk kedepannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar