Lika-liku Pembelajaran Di Masa Pandemi
Halo
perkenalkan nama saya Virdana Putra Wiratama, saya sangat bersyukur karena
dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, saya kuliah di IAIN
JEMBER, saya mengambil jurusan Tadris Matematika. Saya bersyukur sekali karena menjadi
salah satu penerima beasiswa PT BSI yang saya impikan selama sekolah. Saya
alumni SMA Negeri 1 Pesanggaran tahun 2019.
Tak terasa sudah dua semester saya
lalui, di semester dua banyak sekali hal-hal yang saya dapat, di semester dua
ini gak bertahan lama disebabkan pandemi. Akhirnya kuliah diadakan secara
online dan tugas-tugas kuliahpun jadi terbengkalai disebabkan setiap dosen
memberi tugas tanpa henti, ya saya sadar itu kewajiban saya untuk mengerjakan,
akan tetapi itu semua tidak sepadan dengan apa yang saya dapatkan dari
perkuliahan. Dan banyak sekali aksi mahasiswa protes kepada dosen yang selalu
menekan agar mahasiswa mengumpulkan tugas dan mengikuti perkuliahan dengan
tepat waktu, tetapi dosen-dosen itu tidak mau tahu apa yang terjadi sama
mahasiswanya, hal itu yang membuat banyak mahasiswa dari berbagai universitas
protes.
Didalam sekolah secara online
banyak sekali kendala seperti hambatan sinyal, paket data, dan penunjang
lainnya. Itu semua dialami bukan hanya dikalangan mahasiswa saja akan tetapi di
semua kalangan pelajar. Tak terasa semester dua ini saya lalui dengan suka
duka. Untuk pergantian semester setiap mahasiswa pasti melakukan KRS, KRS di
semester ini beda sebab dilakukan secara online. Enak tidak enak melakukan KRS
secara online ini, karena bingung cara mengoperasikan datanya.
Pada semester 3 ini semua
kegiatan yang sudah saya rancang harus terhenti akibat pandemi Covid-19 ini.
Dalam dunia pendidikan saat ini sangat kacau, apalagi banyak siswa/siswi yang
harus merelakan waktunya untuk menghadap layar handphone untuk belajar dan
mengerjakan tugas yang diberikan gurunya. Tak sedikit dari siswa/siswi
kebingungan mengerjakannya, ya benar saja karena apa? Karena sama gurunya
jarang dijelaskan, maka dari itu banyak sekali keluhan yang saya dapatkan dari
mereka terutama saudara-saudara saya yang masih sekolah di jenjang SD dan SMP.
Selain kuliah secara online
dirumah, saya juga mengajar Les pada anak-anak SD yang merasa bingung dengan
apa yang mereka dapat disekolah. Dengan kegiatan Les ini saya harap menjadi
penyemangat buat mereka belajar supaya tidak merasa jenuh pada waktu sekolah.
Les atau kelompok belajar yang saya buat ini ikhlas saya lakukan tanpa minta
bayaran dari siswa, sebab mereka tidak punya tempat untuk belajar dan bertanya
apabila kesulitan, meski di era sekarang apapun bisa dilakukan melalui
handphone. Akan tetapi itu semua memiliki dampak yang kurang bagus pada
kebiasaan siswa dan motorik anak, sebab mereka akan selalu menggantungkan tugas
dan pekerjaan yang diberikan gurunya melalui handphone.
Semoga virus Corona ini sepat
berlalu karena banyak sekali kewajiban-kewajiban yang kita semua harus penuhi
didalam pendidikan. Jangan bosan ya membaca pengalaman belajar saya di masa
pandemi ini, semoga dapat memotivasi bagi yang membaca ini.
Wassalamu'alaikum
Wr.Wb.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar