Mahasiswa Baru di Kampus Baru
Hai, perkenalkan saya Triani merupakan mahasiswi di Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung program studi Teknologi Geologi. Saya bisa berkuliah di kampus tersebut dikarenakan adanya program beasiswa yang diberikan oleh PT. Bumi Suksesindo. Pada kali ini saya akan memperkenalkan kampus saya dan sedikit cerita tentang kegiatan perkuliahan online selama satu semester.
Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Bandung merupakan kampus yang masih baru dan mungkin masih banyak orang yang sangat asing dengan kampus tersebut. Di kampus tersebut saya merupakan angkatan kedua, pada awalnya pun saya tidak pernah mendengar nama kampus tersebut, namun berkat adanya beasiswa dari PT. BSI saya menjadi tahu tentang kampus tersebut dan menjadi bagian dari kampus tersebut. PEP Bandung ini memang kampus baru, akan tetapi pelayanan dan fasilitas yang diberikan kampus ini mungkin sudah layak dan sejajar dengan kampus-kampus yang lain, bahkan mungkin ada beberapa pelayanan yang mungkin tidak terdapat di kampus lain. Hal ini terbukti dari selama saya mengikuti kegiatan perkuliahan secara daring, selama masa pandemi ini kami seluruh mahasiswa di PEP Bandung selalu mendapat medical kit yang diberikan setiap satu bulan sekali. Bahkan seluruh mahasiswa pun mendapat kebebasan biaya UKT selama satu semester.
Selanjutnya, saya akan menceritakan bagaimana kegiatan perkuliahan online yang saya ikuti selama satu semester. Pada awalnya mungkin saya banyak berekspetasi tentang kehidupan menjadi mahasiswa baru dan akan bertemu dengan banyak teman, namun kenyataanya saya harus menjalani itu semua secara daring mulai dari ospek, tugas kuliah mandiri hingga berkelompok praktikum, uts, dan uas. Semua kegiatan perkuliahan mungkin masih sedikit wajar jika dilaksanakan secara daring, namun apa halnya dengan praktikum. Praktikum yang dilaksanakan secara daring mungkin hasilnya akan kurang maksimal mengingat kita harus melaksanakan praktikum sendiri di rumah dan dosen pun sedikit kesulitan untuk memantau hasil praktikum yang kita lakukan. Dan yang paling memberatkan mungkin jika ada tugas berkelompok, dikarenakan belum terlalu akrab dengan teman yang lain sehingga untuk berdiskusi pun akan masih sedikit canggung. Serta, kami pun merasakan kesulitan dalam mengerjakan tugas dikarenakan saat penjelasan materi dari dosen kita belum tentu bisa menyimak dengan jelas. Mengingat dengan sisten daring ini banyak sekali hambatan mulai dari koneksi internet yang kurang baik, mati lampu, dan kadang tergangu oleh aktivitas orang serumah. Sistem pembelajaran daring ini mungkin memang banyak kekurangan, namun ada juga kelebihan yang bisa saya dapat. Dengan kuliah daring ini, secara tidak langsung saya telah berlatih mendiri dikarenakan saya harus benar-benar berupaya semaksimal mungkin untuk mengikuti praktikum, dan melalui praktikum tingkat kekreativan saya pun menjadi bertambah dikarenakan saya harus membuat beberapa alat sederhana yang diperlukan untuk praktikum. Praktikum pun juga sangat menyenangkan dikarenakan beberapa kali saya harus mencari batuan yang ada disekitar rumah untuk kemudian dideskripsikan. Melalui hal-hal tersebutlah saya banyak belajar banyak hal, oleh karena itu menurut saya tidak semua tentang sistem perkuliahan daring itu buruk. Sekian cerita dari saya, terima kasih.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar