Full width home advertisement

EVENT

Post Page Advertisement [Top]

 



Hari demi hari telah berjalan, tidak terasa saat ini sudah memasuki akhir dari perkuliahan saya disemester 5. Masih sama dengan rutinitas setiap akhir semester yaitu berbagi cerita dan pengalaman mengenai kegiatan perkuliahan di semester 5. Perkenalkan, Saya Safira Elly Sapitri penerima Beasiswa PT Bumisuksesindo Copper and Gold Angkatan 7 Mahasiswa Teknik Pertambangan di Universitas Jember Angkatan 2020. Disemester 5 ini ada hal yang baru yaitu perkuliahan dilaksanakan full secara tatap muka atau luring. Saya merasa senang karena bisa berjumpa dengan teman seangkatan yang berasal dari luar pulau. Meskipun demikian, dikampus hanya tersisa setengah dari jumlah angkatan karena banyak mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar sehingga harus belajar di kampus lain. Meskipun begitu, saya bisa merasakan uforia kuliah tatap muka secara langsung meskipun kurang lengkap karena banyak rekan saya yang mengikuti program pertukaran pelajar.

Sama seperti mahasiswa lainnya, kesibukan utama yang saya jalani di semester 5 ini tentunya adalah berkuliah dan mencari ilmu. Di semester ini saya disibukkan dengan mata kuliah yang lumayan padat yaitu 23 sks. Dengan perkuliahan tatap muka ini mengakibatkan adanya perbedaan mengenai pengumpulan tugas yang dilaksanakan langsung ketika dilaksanakannya kelas. Sebelumnya pengumpulan tugas dilaksanakan secara daring melalui website MMP. Selain itu, pemberian tugas lebih mengacu pada kelompok sehingga lebih sering dilaksanakan presentasi mengenai tugas yang diberikan. Hal tersebut dinilai sangat positif karena mahasiswa dapat membangun tingkat kepercayaan diri, public speaking dan kinerja dalam tim. Mahasiswa juga dapat mencurahkan ide dan argumennya berdasarkan ilmu yang telah didapat diperkuliahan serta dapat membangun komunikasi dua arah antara dosen dengan mahasiswa sehingga dapat disimpulkan bahwa mahasiswa disini dipaksa untuk aktif didalam forum kelas. Kegiatan presentasi sendiri menuntut mahasiswa lebih kreatif dalam membuat PPT yang menarik sehingga audience yang menyimak tidak merasa bosan karena monotonnya presentasi. Selain itu, pada semester 5 ini hal beda lainnya adalah terkait pelaksanaan praktikum secara offline. Sebelumnya, praktikum dilaksanakan secara daring dengan menyimak video yang diberikan oleh asisten laboratorium mengenai praktikum yang akan diujikan, sehingga kami hanya mengamati praktikum secara tidak langsung. Hal itu tentunya menyulitkan kami sebagai praktikan dalam memahami keterkaitan antara apa yang dipraktikumkan dangan teori terkait dan mengakibatkan kepasifan karena mahasiswa tidak aktif secara fisik langsung. Dengan adanya praktikum offline ini sangat membantu sehingga kami bisa bertanya dan mengamati sepuasnya mengenai prosedur praktikum langsung ketika bersentuhan  dengan alat dan bahan praktikum. Sehingga laporan dapat dituliskan sesuai dengan fakta yang ada dilapangan. Penjelasan dosen disaat pembelajaran luring dan daring juga terasa sangat berbeda. Saat perkuliahan daring, saya merasa lebih santai namun ilmu yang diberikan oleh bapak/ibu dosen tidak bisa saya serap 100% karena fokus saya terbagi antara pekerjaan rumah dan kegiatan perkuliahan. Di saat perkuliahan luring, saya merasa dapat memahami materi dengan lebih baik. Hal tersebut saya sadari karena ada dorongan/paksaan untuk fokus didalam kelas sehingga materi lebih terserap dengan baik.

Disela kegiatan perkuliahan, saya menyempatkan diri untuk melanjutkan tanggungjawab saya dalam kepengurusan Himpunan Mahasiswa Tambang Universitas Jember. Berbeda dengan kegiatan himpunan sebelumnya, kali ini kegiatan saya di himpunan menjadi lebih padat karena saya diberi tanggungjawab untuk menjadi ketua pelaksana program kerja mitra bersama dan training kewirausahaan. Program kerja mitra bersama ini bertujuan untuk mengadakan pengadaan barang fungsional mahasiswa tambang universitas jember, pengadaan barang yang dilakukan pada periode kali ini adalah berupa jersey futsal himpunan. Saya menjadi penanggungjawab program kerja ini mulai dari proses design, kegiatan MoU hingga pelunasan dan pendistribusian barang. Pada kegiatan training kewirausahaan mengusung tema “Be a Golden Generation With Enterpreneurship in Digital Era”. Diharapkan dengan adanya training kewirausahaan ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Jember. Karena kegiatan program kerja training kewirausahaan ini bentuknya semacam seminar sehingga diperlukan panitia dan persiapan sebelum acara dimulai, disini saya ditugaskan sebagai ketua pelaksana acara sekaligus penanggungjawab program kerja yang tugasnya yaitu Memimpin dan mengkoordinasi antar divisi agar berjalan mengacu pada goals yang telah ditentukan. Selain berkecimpung dalam himpunan, saya juga aktif dalam mengikuti kegiatan kampus lainnya seperti rutin mengikuti kuliah tamu.

Diawal saya merasa enjoy dengan kegiatan perkuliahan saya. Namun, seiring berjalannya waktu karena kesibukan dan tugas perkuliahan yang kian bertambah membuat saya sedikit kewalahan. Rutinitas setiap hari mulai senin hingga jumat saya disibukkan dengan kegiatan perkuliahan. Hal yang memberatkan saya adalah adanya perubahan jadwal dadakan yang kadang membuat saya dan rekan sekelas harus berangkat pagi pukul 05.10 untuk melaksanakan perkuliahan. Ditambah terkadang rapat himpunan juga dilaksanakan hingga larut malam sehingga waktu untuk beristirahat saya berkurang. Hal tersebut mengakibatkan saya sering jatuh sakit karena banyaknya kesibukan yang harus dijalani. Apalagi tugas kuliah yang bertambah dan pengerjaan laporan yang memakan waktu lama juga menjadi salah satu kesulitan saya untuk mengatur waktu. Ditambah dengan kegiatan  himpunan yang sering dilaksanakan setiap akhir pekan, membuat saya kesulitan untuk mengatur jadwal untuk pulang ke rumah sehingga hanya bisa menyempatkan pulang kerumah jika sedang libur panjang atau setiap satu bulan sekali jika memang sedang longgar. Namun hal tersebut lambat laun dapat saya atasi dengan baik, apabila ada tekat maka pasti akan ada jalan. Ujian offline juga membuat saya untuk belajar lebih giat lagi, namun dengan sekian banyaknya kesulitan yang saya alami terbayarkan dengan nilai IP saya yang naik pada semester 5 ini. Di semester ini saya bersyukur dengan nilai yang saya terima. Namun tentunya kedepannya saya ingin meningkatkannya lagi serta berusaha menjadi individu yang lebih produktif dengan nilai yang lebih bagus serta dapat mengembangkan minat dan bakat saya dibidangnya. Target saya untuk kedepannya adalah mulai apply proposal ke perusahaan pertambangan terdekat seperti PT. Bumisuksesindo untuk menjalankan Kerja Praktek. Kerja Praktik menjadi salah satu kurikulum yang wajib ditempuh oleh mahasiswa Program Studi S1 Teknik Pertambangan Universitas Jember, yang dengan adanya Kerja Praktik ini maka dapat meningkatkan ilmu baik teori maupun praktik dengan tujuan semakin meingkatkan mutu lulusan baik dari segi kuantitas dan kualitas.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib