Aku
mengawali semester 5 ini bisa dibilang penuh ragu dan tantangan. Betapa tidak
setelah aku menjalani perkuliahan secara daring selama 3 minggu aku mulai
melirik progam MBKM ISS yaitu salah satu progam magang dari Kemindikbudristek.
Jauh-jauh hari sebelum memasuki semester 5 ini pihak fakultas memang sudah
memberikan informasi mengenai progam ini. Tetapi dari diriku tidak mengubris
informasi yang aku rasa tidak penting ini sehingga aku tidak mendaftar diawal.
Setelah menjalani masa perkuliahan di minggu ke 3 aku mulai mencari informasi
mengenai progam ini, progam yang ditawarkan oleh Kemindikbudristek ini. Setelah
mencari mencari tau informasi mengenai progam ini dan mitra yang diawarkan, aku
mulai bimbang antara tetap melanjutkan kelas atau mengikuti progam ini.
Beberapa teman-temanku yang mengikuti progam ini juga merayuku sehingga aku
memutuskan untuk mendaftar dab meminta kepala progam studi untuk membantuku
mengkosongkan jadwal kelas yang sebelumnya aku ambil.
Awal Oktober aku dan 17 rekanku baru
mulai menjalankan progam ini di salah satu mitra yang sudah ditentukan oleh
pihak fakultas yang bergerak di bilang frozen food. Sebelum itu aku dan 17
rekanku ini membantu dalam menyukseskan acara kolaborasi pihak fakultas dengan
mitra tujuan kita yaitu dalam acara 3 in 1 Programme Fisheries Product
Technology. Aku menjalani progam ini selama 3 bulan, mulai dari Oktober hingga
Desember. Selama menjalani progam aku ditempatkan di bagian adminisrasi pemasaran, yaitu bertugas untuk
membuat laporan administrasi pemasaran selama 3 bulan. Selain menjalani
aktivitas magang, aku juga mengikuti progam yang ditawarkan oleh pembina
magang. Salah satunya menjadi perwakilan untuk mengikuti pameran Invesda Expo
2022 yang dilaksanakan di Yogyakarta tepatnya di Jogja City Mall. Invesda Expo
sendiri merupakan pameran peluang investasi, perdagangan produk unggulan
UKM/IKM, pertanian, perkebunan, pangan, perikanan dan pesona alam. Di pameran
yang saya ikuti ini saya mendapatkan banyak sekali hal baru yang belum pernah
saya dapatkan serta pengalaman luar biasa juga bisa bertemu dengan orang-orang
baru dari seluruh indonesia.
Selama menjalani progam MBKM ISS aku
sediki takut dan ragu lantaran ada beberapa isu tidak mengenakan yang datang dari temanku yang mengambil kelas
reguler. Isu itu berupa salah dosen mata kuliah yang akan dikonversi ke dalam
progam ini tidak setuju bahwasanya mata kuliahnya bisa dikonversi. Isu tersebut
diperkuat karena mitra yang kami ambil ini dirasa kurang relevan untuk bisa
dikonversi 20 sks. Setalah isu itu mulai terdengar kepada pembina MBKM ISS
fakultas, beliau mulai menjelaskan kembali bahwasanya progam ini dipastikan
bisa dikonversi ke 20 sks mata kuliah , lantaran mitra yang kami ambil ini satu penjurusan dengan progam studi saya. Meskipun
mitra yang kami ambil ini berupa IKM tetapi disini kami masi bisa bekerja
sesuai dengan mata kuliah yang akan dikonversi. Disini saya belajar banyak hal,
seperti pembuatan produk olahan ikan, marketing, dan masi banyak lagi
progam-progam yang ditawarkan mitra kepada saya. Setelah 3 bulan menjalani
progam ini tibalah akhir dimana kita diharuskan membuat laporan Triwulan untuk
mitra dan laporan akhir kepada pihak universitas sebagai tanda bahwasanya kita
sudah menyelesaikan progam ini. Setelah
memberikan laporan akhir dan logbog selama progam kegiatan berlangsung dengan
total minimal 900 jam kerja kepada pihak universitas dan fakultas. Kita mulai
menjalankan sidang atau ujian akhir dengan dosen pembina supaya nilai kita bisa
dikonversi kedalam 20 sks yang kita ajukan. Kita menjalani ujian akhir secara
serentak dengan peserta dari fakulas yang sama. Ujianpun berjalan dengan lancar
dan baik selama 5 jam. Selama ujian kita ditanya seputar pekerjaan kia selama
dimitra dan yangb berkaitan dengan mata kuliah yang kita konversi.
Dilain sisi selain kegiatan MBKM aku
juga aktif berorganisasi dan mengikuti kegiatan lain seperti ikut dalam
kepanitiaan, menjadi MC ataupun sebagai moderator. Hal ini aku tekuni untuk
menunjang keahlianku di bidang soft skill dan hard skill. Seperti aku terus
mengembangkan bakatku dibidang publik speaking lewat MC dan
moderator. Selain itu aku juga bisa menambah relasi lewat organisasi dan
kepanitiaan yang aku jalani di semester 5 ini. Salah satu kegiatan yang aku
ikuti sebagai ketua pelaksana AEMPIKSI (aliansi eksekutif mahasiswa perikanan
dan ilmu kelautan seluruh indonesia) disini aku bisa mengembangkan skil
leadership selama kegiatan dan menambah teman dari progam studi lain bahkan
teman dari universitas lain.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar