Pelaksanaan
perkuliahan semester ini dilaksanakan secara tatap muka. Semua kegiatan yang
awalnya hanya lewat virtual kini menjadi kenyataan yang harus diadapi.
Penyesuaian harus segera aku lakukan dengan lingkungan kampus. Awal perkuliahan
sedikit kebingungan hanya untuk menemukan ruang kelas. Disana aku adalah
mahasiswa semester 5 namun layaknya seorang maba yang tak tau menau mengenai
perkuliahan. Banyak hal yang harus saya pelajari dilingkungan kuliah. Namun tak
dipungkiri rasa senang selalu menjadi bayangan yang mengikutiku. Senang bertemu
teman, dosen pengajar dengan segala karakter yang harus aku pahami, dan sudut
kampus yang harus aku hafalkan. Tak sedikit karakter dosen yang mungkin berbeda
ketika secara daring dan luring. Aku selalu banyak memahami setiap orang yang
baru aku temui. Materi memang sangat mudah diserap ketika tatap muka. Aku lebih
memahami ketika dosen menjelaskan secara langsung dan memberi ilustrasi yang
dapat aku pahami. Banyak praktikum yang cukup menguras energi, pikiran, dan
waktu. Tak jarang aku berangkat pagi dan pulang larut malam itupun harus
dilanjutkan laporan praktikum dan jurnal praktikum yang masih menjadi beban. Tugas
dan presentasi menjadi sesuatu yang selalu menjadi beban dan harus segera diselesaikan.
Semester 5 ini juga menjadi saat yang
tepat untuk aku aktif berorganisasi. Aku mengemban amanah menjadi ketua panitia
dan panitia beberapa kegiatan yang dilaksanakan secara offline. Kegiatan
offline selalu menjadi sesuatu yang cukup menguras energi karena harus membagi
waktu antara kuliah, tugas, dan kegiatan. Kegiatan offline yang dilaksanakan
adalah lomba olahraga antar Angkatan. Perlombaaan ini cukup menguras tenaga,
aku mendapatkan tugas sebagai sie dokumentasi.
Praktikum yang aku jalani cukup membuat
pelajaran yg berharga. Kegiatan seperti membuat suatu sediaan dimana kita harus
memformulasi suatu sediaan obat yang baik. Banyak tantangan yang harus dilewati
mulai dari pemilihan bahan yang sesuai dengan karakteristik sediaan yang akan
dibuat, jumlah bahan yang harus ditimbang dengan penyesuaian dengan literasi,
proses pembuatan dengan Teknik tertentu agar terbentuk sediaan yang tidak
rusak, dan menguji sediaan obat tersebut apakah memenuhi persyaratan dengan
literasi yang ada. Selain praktikum tersebut juga terdapat praktikum yang
dilaksanakan untuk mengetahui nasib obat didalam tubuh dengan berbagai rute
pemberian. Pengambilan sampel dilakukan dengan urin manusia dan darah hewan. Praktikum
ini merupakan praktikum yang sangat membutuhkan ketepatan pengambilan sampel dan
perhitungan yang tepat. Pengalaman pertama bagiku untuk berinteraksi secara
langsung dengan hewan coba.
Ujian juga dilaksanakan secara luring
untuk pertama kalinya. Aku begitu takut dan cemas menghadapi ujian ini. Setiap
hari tidurku tidak teratur hanya 3 jam untuk waktu tidur. Sempat mengalami
sakit yang cukup mengganggu konsentrasi ketika ujian berlangsung. Banyak hal
baru yang aku dapatkan dari pembelajaran tatap muka pada semester ini. Liburan
semester pun aku enggan untuk berdiam diri. Kali ini aku mencoba menggali
banyak pengalaman dan juga ilmu dengan magang disuatu klinik di jember. Saat
magang ini aku memperoleh banyak sekali pembelajaran terutama dalam dunia
kerja.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar