Semester
6 merupakan semester akhir bagi mahasiswa untuk menjalankan kegiatan pembelajaran
mata kuliah, dimana semakin tinggi semester maka semakin banyak tugas yang harus diselesaikan
oleh mahasiswa. Semester 6 dianggap sebagai salah satu masa-masa terberat
dalam perjalanan perkuliahan, mahasiswa mulai
dihadapkan dengan berbagai tugas dan tanggung
jawab yang semakin besar, sementara waktu yang tersedia semakin terbatas
sehingga mahasiswa harus pandai dalam
memanajemen diri sendiri untuk menuntaskan tanggungan serta kewajibannya di perkuliahan dengan baik. Mahasiswa pada
semester ini seringkali merasa jenuh dan overthinking,
terutama ketika tugas-tugas yang harus diselesaikan menumpuk. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk belajar mengelola
waktu dengan baik, mengatur prioritas, dan
meminta bantuan apabila diperlukan. Selain itu semester 6 menjadi langkah awal
bagi mahasiswa khususnya bagi angkatan 2020 untuk
merancang proposal skripsi, persiapan seminar
proposal, mempersiapkan proposal untuk PKL/magang, serta mempersiapkan diri
untuk menghadapi ujian akhir semester yang semakin
menantang.
Mahasiswa
semester 6 yang tergabung kepengurusan dalam sebuah organisasi menjadi salah
satu tantangan yang harus dihadapi agar dapat melaksanakan kegiatan perkuliahan
dan mengurus organisasi di waktu yang bersamaan tanpa harus mengorbankan salah
satu dari dua hal tersebut. Melaksanakan
program kerja dan kegiatan perkuliahan di waktu yang bersamaan sangat tidak
mudah, dimana mahasiswa dituntut untuk tetap mengikuti kegiatan perkuliahan namun
juga harus melaksanakan tugas organisasi yang harus segera dilaksanakan.
Sehingga mahasiswa harus pandai membuat sebuah strategi atau manajemen waktu
untuk berpartisipasi dalam kegiatan organisasi atau kegiatan sosial lainnya,
seperti membuat timeline kegiatan pada hari tersebut harus melakukan agenda apa
saja. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk memperluas wawasan,
mengembangkan keterampilan, dan membangun hubungan sosial yang erat dengan sesama mahasiswa.
Pelaksanaan
penelitian skripsi yang semakin dekat menuntut mahasiswa untuk segera menentukan
judul/topik dan menyusun proposal skripsi. Kegiatan bimbingan dengan dosen pembimbing
pun telah terlaksana dengan baik, dimulai dengan konsultasi terkait judul penelitian
apakah dapat dilanjutkan atau tidak, setelah judul di acc maka mahasiswa dapat melanjutkan
dalam menyusun proposal skripsi, dimana proposal yang disusun harus melakukan
bimbingan secara berkala dengan dosen pembimbing baik dari segi tata penyusunan tugas akhir yang baik, pemilihan
kata, masalah yang diangkat serta variabel – variabel yang digunakan dalam
penelitian. Sebagian besar mahasiswa angkatan 2020 telah melakukan bimbingan
dan sudah melakukan seminar proposal.
Seminar proposal menjadi tangga pertama bagi mahasiswa untuk menuju
kelulusan dari perguruan tinggi, begitu kata para kakak tingkat yang telah lulus dari perguruan
tinggi tersebut. Mahasiswa yang telah melaksanakan seminar proposal akan merasa
sedikit lega, dikarenakan ketika melakukan penyusunan dan seminar proposal pada
awal semester depan ditakutkan akan bertepatan dengan kegiatan PKL/magang yang dapat menghambat proses
bimbingan dan penyusunan proposal skripsi, mengingat kegiatan tersebut yang
semakin dekat. Penyusunan proposal skripsi di liburan semester menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk
terus produktif dalam pengerjaannya. Liburan tak berasa liburan ucap salah satu
mahasiswa yang tidak pulang kampung dikarenakan harus menemui dosen pembimbing.
Perjuangan mahasiswa angkatan 2020 yang berbuah manis dengan proposal skripsi
yang disetujui untuk lanjut ke langkah selanjutnya, menjadi sebuah euphoria sesaat bagi mahasiswa.
Seminar
proposal telah dilaksanakan pada bulan Juli, sebelum akhirnya melakukan kegiatan
PKL di bulan Agustus 2023 hingga Januari 2024 menjadi sebuah pencapaian bagi mahasiswa.
Kerja keras yang telah dilakukan dengan menyusun dan revisi dari pagi hingga tengah
malam menjadi sebuah kebiasaan yang tercipta demi menyelesaikan suatu tugas
akhir agar dapat lulus tepat waktu. Support teman perkuliahan sangat
berpengaruh, terbukti dengan tingkat motivasi mahasiswa yang semakin tinggi
ketika teman seangkatan ataupun teman dekat memberikan semangat dan kepercayaan
bahwa kami mahasiswa angkatan 2020 mampu dalam menyelesaikan tugas akhir dan
dapat lulus tepat waktu. Ucapan selamat dan semangat yang saling diucapkan
menjadi suatu hal yang sering di dengar pada saat itu, namun rasa bangga sangat
tersirat dengan jelas, ketidakpercayaan pada diri sendiri bahwa mampu menyelesaikannya
tepat waktu menjadi sebuah kejutan yang menyenangkan.
x

Tidak ada komentar:
Posting Komentar