Sebelumnya perkenalkan nama saya Rizky Akbar Fachreza Aimar, bisa dipanggil
Rizky, saya adalah seorang mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung. Memasuki dunia
perkuliahan merupakan sebuah fase baru yang penuh tantangan bagi saya sebagai mahasiswa
baru semester 1. Setelah melewati seleksi masuk perguruan tinggi, saya dihadapkan pada
lingkungan belajar yang berbeda dari masa sekolah yang sebelumnya saya alami. Pengalaman
utama yang sangat berbeda ialah berada di luar kampung halaman dan juga bertemu dengan
orang-orang baru yang luar biasa.
Sebelum memulai perkuliahan, mahasiswa semester 1 biasanya mengikuti kegiatan
orientasi kampus. Pada Institut Teknologi Bandung kegiatan tersebut dikenal dengan OSKM
(Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa). Acara ini menjadi ajang bagi mahasiswa baru untuk
berkenalan dengan teman seangkatan dan juga dengan kakak tingkat dari semua prodi yang
ada di ITB. Setelah mengikuti beberapa acara orientasi kampus dari Institut Teknologi
Bandung, masa perkuliahan akhirnya dimulai pada bulan September. Perkuliahan semester 1
di Institut Teknologi Bandung disebut dengan Tahap Persiapan Bersama, hal ini cukup
berbeda dari universitas lainnya di Indonesia. Institut Teknologi Bandung juga pada semester
pertama hampir seluruh mahasiswa masih berada dalam fakultas dan belum memiliki
program studi. Tahap Persiapan Bersama sendiri memiliki sistem dimana seluruh fakultas
masih memiliki mata kuliah yang disamakan antar fakultas dengan tambahan mata kuliah
sesuai dengan prodi sebagai perkenalan mata kuliah. Sistem tersebut memiliki tujuan untuk
memastikan kemampuan dari mahasiswa sudah memiliki dasar yang mencukupi ataupun
tidak, setelah satu semester berjalan mahasiswa akan mendapatkan program studi yang
diinginkan apabila kemampuannya mencukupi. Fakultas Teknik Pertambangan dan
Perminyakan, dengan tujuan mendapatkan program studi Teknik Perminyakan. Saya juga
mengucapkan puji syukur karena saya dapat menjalankan kegiatan perkuliahan dengan cukup
baik dan mendapatkan program studi yang saya inginkan.
Selain kegiatan akademik, mahasiswa juga dianjurkan untuk mengikuti organisasi
kemahasiswaan atau unit kegiatan mahasiswa (UKM). Kegiatan ini membantu mahasiswa
mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan manajemen waktu. Partisipasi
dalam organisasi juga membuka peluang untuk memperluas jaringan pertemanan serta
meningkatkan pengalaman non-akademik. Saya sendiri mengikuti organisasi IATMI (Ikatan
Alumni Teknik Perminyakan ITB), dan juga saya mengikuti acara kepanitiaan Aku Masuk
ITB 2025 dalam rangka mendukung semangat memasuki perguruan tinggi dari siswa di
Indonesia, khususnya di sekitar kawasan Institut Teknologi Bandung.
Bagi saya, semester 1 menjadi periode adaptasi yang cukup menantang. Saya harus
belajar mengatur waktu antara kuliah, tugas, dan aktivitas lainnya. Bahkan menemukan
metode belajar yang optimal di perguruan tinggi sering kali menjadi saya sebagai mahasiswa
baru. Dengan memanfaatkan biaya beasiswa dan fasilitas yang saya dapatkan, kedepannya
saya berusaha lebih baik untuk mencoba beradaptasi dan berkembang lebih maju, selain itu
saya akan terus membentuk karakter dan kesiapan dalam menghadapi tantangan-tantangan
yang ada pada semester berikutnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar