Masih teringat betul,hari dimana pengumuman SNBT itu tiba. Saya adalah salah satu
dari sekian ribu calon mahasiswa baru yang mendapatkan WARNA CINTA dari panitia
SNPMB 2024. Setelah pengumuman SNBP tiba dan saya dinyatakan tidak lolos, saya
benar-benar menggantungkan harapan saya untuk berkulian melalui jalur SNBT,
pasalnya kedua orang tua yang tak sanggup membiayai ketika harus melalui jalur
mandiri. Singkat cerita pada tanggal 13 Juni 2024 pengumuman SNBT tiba. Sama
seperti saat pengumuman SNBP, hingga pukul 19.00 malam, saya tak kunjung membuka
hasil pengumuman itu, rasa takut, masih terus menyelimuti perasaan saya, mengingat
setelah mendapatkan warna cinta di bulan maret lalu. Hingga akhirnya, saya membuka
pengumuman itu sendiri, tak mau bersama orang tua, dan kakak saya seperti 3 bulan
lalu. Sebelum saya membuka pengumuman, hal yang pertama saya lihat adalah skor
UTBK terlebih dahulu, dan teman-teman tau? Skor PK saya hanya menyentuh angka
390, disitu saya benar-benar pasrah apapun hasilnya nanti. Setelah itu,dengan kondisi
tangan gemetar saya memberanikan diri membuka pengumuman SNBT 2024. Dan kata
pertama yang saya lihat adalah tulisan ‘UNIVERSITAS JEMBER’ disitu saya benar-benar kaget, lantas orang pertama kali yang saya beri tahu adalah kakak saya,karena
bapak lagi di mushola dan ibu sedang sholat.Saya sangat senang.
Pada tanggal 13 Agustus saya berangkat ke Jember. Pada seminggu pertama saya
beradapasi dengan lingkungan sekitar kost, sambil menyiapkan keperluan ospek untuk
tanggal 18 Agustus. Pada seminggu pertama kesibukan saya diisi dengan PKKMB
selama 1 minggu penuh, setelah PKKMB selesai, barulah kelas perkuliahan dimulai.
Bulan ke-2 kelas perkuliahan berjalan seperti biasanya, saya mulai mengenal orang
lebih banyak, mengenal tempat-tempat baru layaknya mahasiswa baru. Hari-hari saya
hanya diisi dengan kuliah-kos-main sesekali.
Bulan ke-3 Saya mulai mengikuti kepanitiaan, yaitu menjadi panitia Diesnatalis
HMP Imabina, yakni diesnatalis HMP prodi Saya. Disitulah kesibukan Saya mulai
terasa, tak hanya mengerjakan banayaknya tugas yang berdatangan, sebagai panitia yang
mendapatkan jobdesk sebagai danus, saya harus kesana kemari bernegosiasi dengan
pihak perusahaan untuk mencari dana kegiatan. Namun hal tersebut bukan menjadi
bebaan bagi saya, karena pada dasarnya Saya mencari kesibukan untuk menghilangkan
perasaan homesick sebagai mahasiswa baru.
Memasuki bulan ke-4, bulan dimana mahasiswa sedang sibuk-sibuknya
mempersiapkan UAS. Disitu kepanitiaan telah selesai, dan Saya kembali fokus pada
tujuan saya, yakni perkuliahan. Berbagai macam tugas Saya dapati, seperti makalah,
projek video, KTI, dan sebagainya. Dan pada akhir Desember, UAS Universitas Jember
telah selesai, dilanjutkan dengan liburan semester ganjil.
Kehidupan menjadi mahasiswa baru, tentunya sangat kental dengan adaptasi
lingkungan kampus, dimana kesehariannya belum sesibuk mahasiswa dengan tingkat
semester yang lebih tua. Pada semester 1 ini, Saya mendapati banyak hal baru,
pengalaman serta pelajaran baru dalam hidup. Saya berharap pada semester berikutnya
Saya menjadi mahasiswa yang lebih baik, lebih produktif, dan dapat lebih berkontribusi
pada hal-hal positif lainnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar