Dalam sebuah podcast yang saya tonton, dan di dalam situ saya mendengar “you’re
always one decision away from a completely different life.” bahwa dalam moment apapun itu,
kita selalu bisa mengubah hidup kita secara besar hanya dengan satu langkah perubahan. Dan
iya, semester 3 saya memberanikan untuk beranjak dalam zona nyaman saya dan mengejar
mimpi saya yang saya takuti, dalam beberapa kutipan yang saya baca, mimpimu belum besar
jika kamu belum takut kepadanya, jadi saya memutuskan untuk melakukannya dengan penuh
ketakutan. Semester 3 saya mengambil konsentrasi multimedia, saya banyak berkutat dengan
naskah, dengan kamera, dengan sorot lampu, dengan berdebat kecil, dan kebingungan. 6
bulan itu menurut saya kuliah jadi semakin serius, banyak pembahasan penuh kepala panas
dan ruwet, namun bukankah itu nikmatnya menjadi mahasiswa, selalu kebingungan dan
mengeluh.
Semester 3 banyak sekali pengalaman yang saya buat disana, membekas dihati.
Projek projek besar yang selalu menghantui, namun saya banyak belajarnya disana, tentang
pembuatan berita hot news, soft news bahkan sampai features. Juga tentang bagaimana
pembuatan berita di media sosial, di koran, tentang persaingan media baru dan lama, juga
kunjungan pada Harian Surya salah satu perusahaan koran terbesar di Jawa Timur yang
memberikan saya banyak pengetahuan baru. Tidak hanya sebatas itu, banyak projek lain yang
tak kalah seru, seperti pameran ekspresi ilmu komunikasi, yang menampilkan karya karya
terpilih dan kelompok saya salah satunya.
Pada semester 3, saya memberanikan diri untuk melangkah, walau itu kecil sekali,
tapi walau kecil mungkin jika terus selalu, akan sampai juga pada waktunya, dan saya yakin
itu. Langkah kecil saya setiap harinya menjadikan perjalan jejak yang panjang dibelakang
saya, jejak jejak yang penuh dengan beberapa pengorbanan, kenangan dan hal hal yang
dikerahkan. Dan untuk semester 4, mungkin ini akan jauh jauh lebih serius, projek baru yang
sudah didepan mata, tugas tugas yang sudah dijelaskan, bagaimanapun harus siap dieksekusi.
Saat ini, saya tetap melakukannya dengan ketakutan, dengan penuh khawatir, dengan
menangis, dan dengan kebingungan.
Untuk semester 3, mungkin perjalanan yang saya tulis terkesan singkat, namun
bagaimanapun semua tidak bisa hanya diungkap dengan satu halaman paper ini, dan perjalan
selanjutnya menanti saya di depan, dan pastinya akan kembali saya tulis cerita perjalanan
saya di paper selanjutnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar