Full width home advertisement

EVENT

Post Page Advertisement [Top]

 


        Ketika saya pertama kali mempelajari pengolahan citra digital, saya sangat takjub dengan pengembangan teknologi saat ini. Pada awalnya, saya hanya memahami konsep dasar seperti konversi warna, peningkatan kualitas citra, hingga teknik segmentasi sederhana. Namun seiring berjalannya waktu dan praktik dalam proses pembelajaran, saya mulai menyadari bahwa pengolahan citra digital tidak hanya sekedar teori, melainkan alat yang sangat bermanfaat untuk menjawab permasalahan nyata di masyarakat.

            Salah satu pengalaman belajar yang paling berkesan bagi saya adalah ketikadihadapkan dengan proyek pengolahan citra medis. Ketika mencoba menerapkan metode komputasi pada citra medis khususnya untuk deteksi kanker serviks, saya belajar banyak hal; bagaimana untuk melakukan pra-pemrosesan untuk meningkatkan kualitas gambar, hingga menerapkan algoritma segmentasi untuk memisahkan area lesi dengan bagian lain. Setelah itu, saya juga mempelajari bagaimana ekstraksi fitur dapat digunakan untuk mengenali pola tertentu yang menjadi indikasi adanya kelainan pada area serviks.

            Proses ini tidaklah mudah. Saya sering kali mengalami kendala, seperti teknik pengolahan yang sering kali salah atau tidak memberikan hasil, dan hasil segmentasi yang tidak akurat, sehingga area yang diindikasi sebagai area lesi jauh dari area sesungguhnya dan masih banyak kendala yang saya hadapi. Namun, dari kesalahankesalahan tersebut saya belajar untuk lebih sabar, teliti, dan mencoba berbagai pendekatan. Saya pun mulai mendalami berbagai teknik pengolahan citra yangberkembang saat ini untuk meningkatkan akurasi, sekaligus memperluas pemahaman tentang bagaimana pengolahan citra dapat berkontribusi di bidang kesehatan. Selain itu, ketidaktahuan mengenai seperti apa itu kanker serviks, bagaimana seseorang diindikasi memiliki gejala kanker serviks, memberikan saya dan rekan tim
keingintahuan yang besar. Dari keingintahuan itu saya sendiri belajar dari berbagai jurnal kesehatan mengenai kanker serviks, dari itu juga, kami bisa mengambil keputusan target fokus area untuk pengolahan yang dilakukan untuk proyek deteksi dini kanker serviks.

            Walaupun proyek yang saya dan rekan tim kerjakan masih jauh dari kata sempurna, pengalaman tersebut memberikan pembelajaran yang sangat berharga. Kami belajar bagaimana bekerja sama, membagi tugas sesuai kemampuan, serta saling melengkapi kekurangan masing-masing. Dari itu, saya menyadari bahwa yang terpenting tidak hanya mementingkan hasil akhir saja, namun proses belajar, dan semangat untuk mencoba meskipun sering menemui kesulitan itu juga sangat penting.

            Bagi saya, pengalaman ini sangat berharga karena tidak hanya menambah keterampilan teknis, tetapi juga membuka cara pandang baru bahwa ilmu yang saya pelajari membawa dampak sosial. Dengan adanya teknologi deteksi dini berbasis citra medis, peluang untuk membantu masyarakat, khususnya perempuan, dalam mencegah kanker serviks secara dini bisa lebih nyata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib