Masa-masa
yang paling membingungkan bagi saya pada semester 6 ini yakni bagaimana mengisi
dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Mengapa waktu menjadi hal yang
membingungkan saya pada semester ini?? Karna waktu kosong adalah ancaman untuk
bisa berbagi kebermanfaatan dengan sesama. Setelah usai purna dari berbagai
organisasi internal kampus, keseharian yang saya miliki adalah sebagai
mahasiswa biasa yang setelah pulang kuliah pulang juga ke kos. Ada kegiatan
yang memungkinkan yakni intensif dalam pengerjaan berbagai tugas akademik.
Sedikit
flashback pada awal semester 6, PT
Bumi Suksesindo memberikan saya kesempatan untuk ikut serta dalam Renewable Energy Camp (REC) yang
diselenggararakan oleh I Care Indonesia Foundation
di Jakarta, berlangsung
selama 3 hari 2 malam. Nah... disini
saya tidak sendiri, ada 4 orang dari penerima beasiswa PT. Bumi Suksesindo yang
ikut serta yakni Wahyu Unggul W. (STT PLN Jakarta), Evita (Universitas Malang),
dan Febri (STT PLN Jakarta). Kami terbagi menjadi 2 kelas yang berbeda untuk
dipelajari yakni Kelas Bioenergi dan kelas Mikrohidro, namun secara garis besar
dalam seminar umum pemaparan dasar terkait energi bayu, dan energi surya pun dibahas.
Selain itu saya mencoba-coba kembali untuk mengikuti Diklat Survey dan Pemetaan yang diselenggarakan oleh Akademi
Perkeretaapian pada akhir Februari selama 5 hari. Materi Survey dan Pemetaan
menjadi ilmu lanjutan yang saya pernah saya dapatkan dibangku kuliah pada
semester 3. Namun, penjabaran ilmu secara luasnya baru saya mengerti saat
mengikuti pelatihan ini.
Lalu
ketika pertanyaan akan muncul seperti ini, bagaimana dengan akademikmu di
semester 6 ini? Luar biasa untuk waktu yang terus mengimbangi saya disemester 6
ini. Hampir seluruh mata kuliah yang ditempuh yakni eksak, hanya 1 mata kuliah
umum yang tidak mengandung unsur eksak lho. Mulai dari konversi angin, konversi
energi thermal, mesin pendingin, mikrohidro, bahan bakar dan proses pembakaran,
dan konversi energi surya. Pada semester 6 ini kami juga dituntut untuk segera
menyiapkan bahan skripsi pada mata kuliah teknik penulisan. Berbagai praktikum
juga menunjang dalam perkuliahan mulai didalam kampus hingga keluar kampus.
Mikrohidro salah satunya praktikum yang sering diadakan diluar kampus dengan
menganalisa studi potensi mikrohidro pada suatu daerah, dan studi banding PLTMH
(Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) di Jambe Arum dan Lumajang. Pernah juga
saya dan 3 teman saya mengikuti proyek dosen mengenai studi potensi geothermal
menggunakan metode geolistrik di Blawan.
Satu
lagi pengalaman yang tidak bisa saya lupakan, dan ilmu amaliah yang bisa saya
haturkan pada semester ini yakni saat saya dan teman-teman mendapatkan support
dana dari PT. Bumi Suksesindo untuk pembangunan Biogas Tipe Fixed Dome ukuran 6 m3 di
rumah sekaligus peternakan Bapak Khoiri. Dimana, pengerjaan berlangsung selama
10 hari dengan pengisian secara continous
feeding. Pada pembangunan biogas ini, merupakan hasil tindak lanjut dari
ilmu yang telah kami dapatkan pada REC
di Jakarta tersebut. Dengan harapan biogas bisa menjadi energi pengganti atau
penyeimbang gas elpiji di wilayah khusus Pesanggaran yang mulai langka. Selain itu, bisa menjadi edukasi lebih bagi
warga setempat dengan pengelolaan limbah yang bermanfaat.
Terakhir
dari saya, mungkin sedikit curhat nih teman-teman, saya bingung ketika harus
menulis kegiatan saya selama semester ini. Jujur ya.. padahal saat semester 1 –
5 saya bingung harus memasukkan kegiatan saya yang mana untuk bisa diprogreskan
pada teman-teman sekalian. So, buat teman-temanku sahabat BSI mungkin ini bisa
menjadi motivasi lebih teman-teman untuk bisa terus memacu semangatnya dalam
kuliah, karna kuliah itu tidak seindah di FTV. Rugi apabila kita tak
memanfaatkan waktu itu dengan sebaik mungkin. Selain itu tempat kita tinggal
juga membutuhkan kebermanfaatan dari ilmu yang kita dapat. Waktu akan terus
berjalan, jadi jangan sampai waktu harus memanggil-manggilmu. 😊😊Terima
kasih semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar