Problematika Perkuliahan Semester 4 Akibat Corona
Assalamualaikum wr.wb
Hai
sahabat BSI, jumpa lagi bersama saya tentunya dengan cerita yang baru,
pengalaman yang baru dan suasana yang berbeda. Menyambung tulisan yang
sebelumnya kali ini saya akan berbagi cerita pengalaman perkuliahan saya di
semester empat.
Sebelum
Covid-19 ini mulai meyebar di Indonesia, kegiatan perkuliahan yang saya lakukan
masih sama dengan semester-semester sebelumnya. Saya bersama dengan teman-teman
saya masih melakukan berbagai aktivitas perkuliahan di kampus. Kami masih
melakukan berbagai praktikum dan kegiatan lainnya di kampus. Pada awal masuk
kuliah di semester empat ini, saya mulai disibukkan dengan berbagai aktivitas.
SKS mata kuliah yang diajarkan juga bertambah. Masih sama dengan semester lalu,
ada 2 praktikum yang saya ikut yaitu praktikum workshop web frame work dan
workshop aplikasi mobile. Tentunya kedua praktikum ini saling berkaiatan dan
dikerjakan secara berkelompok, karena nanti pada akhir project yang dibuat
harus ada 2 aplikasi yang yang disajikan yaitu dalam bentuk website dan bentuk mobile.
Kelompok saya masih sama dengan kelompok semester lalu. Kesulitan masih sering
saya temui dalam melakukan praktikum. Kendala terbesar saya dalam mengerjakan
praktikum yaitu laptop yang tidak memiliki spesifikasi yang bagus, sehingga
saya harus merepotkan beberapa teman saya dengan meminjam laptop mereka. Karena
pada praktikum workshop aplikasi mobile ini, software yang dipasang memiliki
spesifikasi yang besar, sedangkan laptop yang saya pakai masih memiliki
spesifikasi yang rendah.
Selain
itu di UKM yang saya ikuti sudah ada berbagai kegiatan terencana yang akan kami
lakukan. Kegiatan pertama setelah libur semester ganjil yaitu mengadakan acara
member camp dimana seluruh anggota UKM PSM Politeknik Negeri Jember akan
mengadakan camping bersama. Acara ini tentunya sangat menyenangkan, karena
selain bermain Bersama acara ini diadakan dengan tujuan agar kamu para anggota
PSM bisa lebih mengenal satu sama lain. Setelah acara member camp selesai, kami
para pengurus UKM PSM akan mengadakan sebuah event besar yaitu sebuah konser
UKM PSM. Konser ini diselenggarakan untuk dijadikan sebuah tolak ukur bagi para
singer dari UKM PSM ini sebelum mengikuti lomba-lomba paduan suara. Pada event
ini, saya turut andil dalam penyelenggaraan acara ini. Saya dijadikan sebagai
coordinator dari sie sponsorship. Awalnya saya kebingungan bagaimana jobdesk
yang harus saya lakukan, karena ini adalah event besar pertama saya yang saya
ikuti selama kuliah di Politeknik Negeri Jember. Konser ini rencananya akan
diselenggarakan pada bulan Juli. Sehingga ketaua panitia sering mengadakan
pertemuan agara mengetahui progress dari
setiap sie.
Pada
awal bulan Maret, Indonesia mengalami sebuah musibah yang bahkan sampai saat
ini musibah tersebut masih belum reda, yaitu wabah virus corona. Wabah virus
corona ini menyebar sangat cepat di Indonesia. Karena pasien positif covid-19
meningkat sangat pesat, akhirnya pemerintah memutuskan untuk melakukan sosial
distancing, yang artinya masyarakat tidak diperbolehkan untuk melakukan
kegiatan di luar rumah karena harus menghindari kerumunan. Tentunya hal ini
juga berdampak kepada seluruh siswa dan mahasiswa yang ada di Indonesia, karena
kami harus mulai melakukan belajar dari rumah. Tentunya hal tersebut memiliki
dampak yang besar bagi saya, karena selain harus melakukan berbagai kegiatan
kuliah secara daring, berbagai acara yang telah dipersiapkan juga tertunda
bahkan batal dilaksanakan.
Hal
yang saya rasakan pertama kali saat kuliah daring yaitu sangat membosankan,
karena saya tidak melakukan interaksi langsung dengan teman-teman dan para
dosen. Akan tetapi saya harus mulai mebiasakan diri agar dapat memahami ilmu
yang disampaikan oleh dosen. Kendala terbesar saya saat kuliah daring yaitu
saat melakukan praktikum, karena laptop saya yang tidak memiliki spesifikasi
yang baik membuat saya kesulitan dalam mengerjakan praktikum khususnya di workshop aplikas mobile,
sehingga hal tersebut membuat saya terpuruk dan sedih. Beberapa hari saya
mengerjakan dengan sabar akan kondisi laptop yang tidak mendukung. Akan tetapi
alhamdulilahnya berkat beasiswa yang diberikan oleh PT. BSI saya bisa membeli
laptop dengan spesifikasi yang bagus, sehingga saya bisa mengerjakan praktikum
saya tanpa kendala apapun.
Tak terasa UTS sudah
saya lalui. Pastinya setelah UTS ini akan disibukkan dengan project yang akan
dikerjakan. Karena kami melakukan kuliah secara daring, akhirnya kelompok dan
tema project disamakan dengan semester lalu. Hal ini bertujuan agar kami tidak
perlu mencari data-data lagi, sehingga diperbolehkan menggunakan data
pengamatan pada semester lalu. Kali ini berbagai kendala kami alami saat
mengerjakan project seperti terbatasnya
komunikasi dengan anggota kelompok, terkadang tidak memiliki kuota untuk
mengerjakan tugas, kurangnya pemahama terkait praktikum yang dikerjakan, dan
terbatasanya referensi terkait aplikasi yang berabsis android. Karena harus
membuat aplikasi yang berbasis website dan mobile, kami sepakat untuk membagi
anggota kelompok yang mengerjakan
aplikasi yang berbasis website dan mobile. Saya mendapat bagian mengerjakan 3
fitur untuk mobile dan 2 fitur untuk website nya. Berbagai suka duka saya
rasakan saat mengerjakan project ini, karena memang rata-rata dari kami banyak
mengalami kesulitan pada proses pengerjaan aplikasi yang berbasis mobile. Saat
pengerjaan mobile ini, saya meminta bantuan salah satu teman saya yang kebetulan
tinggal disebelah rumah saya, selain itu saya juga meminta bantuan dari teman
kelompok atau teman dari golongan lain. Dan alhamdulillah tugas saya dalam
membuat 3 fitur tadi sudah selesai tepat waktu. Kemudian saya melanjutkan
mengerjakan aplikasi yang berbasis website, sumber refrensi dari aplikasi yang
berbasis website cukup mudah ditemukan daripada sumber referensi aplikasi
berbasis android. Sehingga hal tersebut mengakibatkan, beberapa anggota
kelompok saya tidak menyelesaikan tugas mereka dalam membuat fitur untuk
aplikasi mobile. Dan ternyata pada saat pengumpulan project akhir, ternyata
kelompok saya benar-benar tidak menyelesaikan aplikasi yang berbasis mobile.
Hanya ada 3 orang yang menyelesaikan salah dari firur-fitur yang dibagi yaitu
teman saya yang bernama Elisa, Dini dan saya. Takut, sedih dan kecewa kami
rasakan, akan tetapi kami berusaha memahi anggota kelompok lain yang belum
menyelesaikan karena pasti ada alasan tersediri mengapa mereka tidak
menyelasaikan fitur yang dibagi. Setelah itu pengumpulan project terakhir, tiba
saatnya untuk Ujian Akhir Semester dan UAS kali inipun masih dilakukan dari
rumah. Tak terasa, semester 4 ini saya lalui dari rumah karena memang kondisi
yang tidak memungkinkan untuk berangkat ke kampus.
Setelah kegiatan
perkuliahan selesai, saya memiliki banyak waktu luang. Kegiatan yang saya lalui
selama masa pandemic ini yaitu membantu orang tua berjualan dan membantu
adik-adik saya mengerjakan tugas sekolah. Pada bulan Agustus kemaren, saya
mengikuti acara dari gemilang yaitu Webiner. Pada acara ini saya berkesempatan
untuk menjadi bendahara event webinar. Ini adalah program acara pertama saya
yang saya ikuti sebagai penerima beasiswa dari PT. BSI. Sebenarnya ini bukanlah
acara pertama di program gemilang, karena ketika gemilang mengadakan acara dan
kebetulan saya tidak ada di rumah jadi saya sering melewatkan acara dari
program gemilang. Demikian cerita yang dapat saya tuliskan, tetap jaga
kesehatan dan patuhi protocol kesehatan. Sampai jumpa lagi di cerita-cerita selanjutnya.
Wassalamualaikum wr.wb


Tidak ada komentar:
Posting Komentar