Dunia
kuliah merupakan waktu dimana pola pikir maupun tingkah laku akan berubah dan
berkembang menjadi lebih matang. Momen yang setiap hari terasa berbeda dan
diiringi gejolak pikiran yang akan berhadapan dengan beragam masalah, semakin
memicu diri untuk segera menemukan jalan atau kunci jawaban. Perkuliahan yang
setiap semester mengalami kerumitan, tetapi masih terus dituntut untuk siap dan
menyelesaikan semuanya dengan sempurna. Jika boleh diibaratkan, perkuliahan
hanyalah sebuah momen dalam hidup yang tidak bertahan lama, namun membekas dan
menjadikan manusia menjadi seseorang. Setiap tingkatan semester pun akan selalu
memiliki cerita berbeda hingga membentuk suatu perubahan dalam diri. Selama 3,5
tahun lebih menjalani perkuliahan, tibalah masa dimana berada di tingkat akhir.
Hampir tiba di tahun keempat, fase perkuliahan akan segera usai.
Semester 7 perkuliahan terasa
singkat dan membekas terlalu dalam di ingatan. Dimulai dengan pengerjaan Tugas
Akhir (TA) yang mengharuskan untuk terus menjalin komunikasi bersama dosen
pembimbing. Tahapan-tahapan dalam pengerjaan TA yang harus dilalui dan dimulai
dengan persiapan topik serta judul yang akan digunakan. Setiap mahasiswa pasti
akan mengalaminya, hiruk-pikuk diri dalam melalui semester akhir hingga menjadi
momen puncak yang nantinya perlu sebuah apresiasi meskipun berasal dari diri
sendiri. Setiap TA perlu diuji melalui seminar, yaitu salah satunya adalah
seminar proposal. Pada momen tersebut nantinya mahasiswa akan diuji oleh
beberapa dosen. Sebagai peneliti atau penulis TA, pada seminar proposal akan
benar-benar diuji tentang setiap tulisannya. Sebagai mahasiswa harus mampu
mempertahankan idenya serta dapat menerima masukan atau kritik dari para dosen
penguji. Menjadi mahasiswa semester akhir bukanlah perkara mudah, meskipun
sudah banyak mahasiswa lainnya yang telah melaluinya. Akan tetapi, hal itu
adalah pengalaman pertama dan terakhir bagi setiap mahasiswa semester akhir.
Pengalaman itulah yang menjadikan harapaan
nantinya menjadi orang yang dapat berpikir kritis dalam bersosialisasi dengan
masyarakat. Bukan hanya sekedar ilmu yang didapatkan tetapi juga pengalaman
berorganisasi. Oleh karena itu seorang mahasiswa harus mempunyai fisik dan
mental yang kuat terutama mahasiswa akhir harus lebih kuat karena beban yang
pikul dua kali lipat dibandingkan dengan semester sebelumnya karena harus
menyeimbangkan antara tugas dan juga tugas akhir.
Bukan hanya tugas akhir saja yang harus
dipersiapkan tetapi juga harus mengikuti Praktek Kerja Lapang (PKL) sebagai
salah satu syarat untuk lulus program studi. Pada saat mengikuti PKL harus juga
menyiapkan laporan yang tak kalah rumitnya dengan tugas akhir. Praktek kerja
lapang dilakukan dengan harapan memberikan gambaran secara keseluruhan kepada
mahasiswa serta meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan serta melatih
mahasiswa agar lebih kritis terhadap perbedaan kesenjangan (gap) yang dijumpai di lapangan dengan
yang diperoleh di bangku perkulihaan guna mengembangkan keterampilan tertentu.
Mahasiswa semester akhir tak terasa sudah
berada pada fase tersebut dengan semua hal yang sudah dilalui dari mahasiswa
baru sampai akhirnya sampai pada fase akhir. Lika liku yang dilalui dengan
penuh suka duka yang terjadi menjadikan pelajaran yang sangat berharga yang
tidak dapat terulang kembali. Moment tersebutlah yang nantinya pasti dirindukan
ketika sudah menyelesaikan pendidikan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar